Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Setor Dividen 3,5 T ke Negara

Pebrianto Eko Wicaksono , Jurnalis-Selasa, 22 Mei 2012 |13:43 WIB
PLN Setor Dividen 3,5 T ke Negara
Logo PLN. (Foto: PLN)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) membagi dividen Rp3,5 triliun untuk tahun buku 2011 kepada pemerintah. Hal itu merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini.

"Dalam RUPS ini ada pembagian dividen Rp3,5 triliun yang disetorkan ke pemerintah atau 48 persen dari laba bersih 2011. Laba bersih 2011 adalah sebesar Rp7,1 triliun," ungkap Direktur Utama PLN Nur Pamudji di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Sedangkan sisa labanya, kata dia, akan digunakan untuk cadangan umum perusahaan. Namun ketika ditanya tentang rincian penggunaan cadangan umum tersebut, dia enggan membeberkan. Dia membantah membahas global bond dalam rapat tersebut. "Kita bahas pengesahan laporan keuangan 2011, tidak bahas global bond, road show," tutup dia.

Laba bersih PLN selama 2011 tercatat turun Rp2,9 triliun. Laba bersih perusahaan listrik pelat merah ini turun dari sebelumnya Rp10,1 triliun di 2010 menjadi Rp7,2 triliun di 2011 lalu.

Pendapatan usaha yang didorong oleh kenaikan penjualan listrik di 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp45,6 triliun, kenaikan pendapatan denda administrasi Rp500 miliar dan kenaikan pendapatan Rp100 miliar. Namun adanya beberapa pos lain yang lebih besar tidak mampu menutupi neraca keuangan PLN selama 2011.

Deviasi penurunan laba bersih terjadi karena beberapa hal seperti kenaikan beban usaha yang terutama didorong oleh kenaikan produksi listrik sebesar Rp44,3 triliun dan kenaikan selisih kurs karena kenaikan nilai tukar mata uang asing sebesar Rp3,6 triliun.

Selain itu, kerugian PLN di tahun lalu ini, juga disebabkan kenaikan beban keuangan karena penambahan pinjaman dan pengoperasian aset-aset baru sebesar RpRp1,8 triliun dan kenaikan beban pajak kini sebesar Rp0,3 triliun.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement