JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencatat telah terjadi perkembangan yang sangat pesat dalam kerjasama Indonesia dengan Portugal. Oleh karena itu, kerjasama dengan portugal perlu dipererat.
"Di bidang ekonomi sebenarnya kita mencatat perkembangan yang siginifikan di perdangangan sebagai contoh naik 58 persen dari 2010-2012, yang mencapai USD171 juta," kata SBY di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2012).
SBY menuturkan, dalam kesepakatan dua kepala negera, akan ada usaha peningkatkan lagi untuk lebih berimbang. Menurutnya, perkembangan ekonomi dunia akan diliputi ketidakpastikan dan krisis belum sepenuhnya berhasil ditangani.
"Saya mencatat bahwa presiden Anibal Cavaco Silva memiliki pengalaman panjang selama 11 tahun dan salah satu arsitek bagi perkembanngan ekonomi eropa," tambah SBY.
Kunjungan ini, lanjut SBY, adalah kunjungan yang sangat bersejarah karena sejak tahun 1950 sejak pertama kali Indonesia Potugal membuka hubungan diplomatik. "Ini yang pertama bagi hubungan kita," jelas dia.
Dia menjelaskan, Presiden Soekarno pernah berkunjung ke portugal 1960. Dengan kunjungan tersebut, maka membuka lembaran baru untuk kerjasama kemitraan dan persahabatan kedua negara.
"Kami memiliki tekad yang sama untuk memiliki peluang-peluang baru di masa mendatang. Dalam kunjungan beliau tadi telah kami lakukan pertemuan bilateral yang konstruktif dan produktif. Kerjasama bilateral kami sepakat ditingkatkan lagi di masa depan dengan pelaung-peluang yang baru," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.