JAKARTA - Indonesian Petroleum Association (IPA) menyebut, lebih dari 75 persen cadangan minyak Indonesia sudah digunakan. Sehingga cadangan minyak yang belum diproduksi hanya 10 miliar barel.
"Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang besar. Namun, saat ini, di luar cadangan teknis dan sumber daya yang belum ditemukan, lebih dari tiga perempat cadangan Indonesia telah diproduksi. Cadangan yang belum diproduksi sekira lebih dari 10 miliar barel minyak, di mana 75 persennya adalah gas," ungkap Presiden IPA Elisabeth Proust dalam sambutannya di 36th IPA Convention and Exhibition di JCC, Jakarta, Rabu (23/5/2012).
Oleh karena itu, Elisabeth menyebut untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia di masa depan, Indonesia perlu mengembangkan gas. "Bukan kejutan jika 50 persen permintaan gas ada di Jawa dan kemudian Sumatera. Sementara cadangan gas terkonsentrasi di Sumatera dan Kalimantan," lanjut dia.
Karena itu, Elisabeth juga menambahkan bahwa untuk berpindah ke gas, diperlukan infrastruktur dan juga IPA mementingkan adanya konsultasi antara semua pihak yang dapat membantu kebutuhan energi nasional.
"Konsultasi itu penting karena di IPA ada industri migas yang sangat tahu perkembangannya, juga konsultasi bersama dengan pemerintah sebagai pemegang kebijakan," tandas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.