Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Bakal Turunkan Lagi Target Inflasi di 2020

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Kamis, 24 Mei 2012 |09:25 WIB
BI Bakal Turunkan Lagi Target Inflasi di 2020
Gubernur BI Darmin Nasution. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan target inflasi akan berada di angka 3,5 persen plus minus 1 persen ketika Indonesia memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di 2020.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, sejauh ini angka inflasi Indonesia secara perlahan-lahan mengalami penurunan yang pada akhirnya memberikan ruang bagi penurunan suku bunga acuan (BI Rate).

"Pada dua atau tiga tahun lalu, BI dan pemerintah menargetkan inflasi 5 persen plus minus 1 persen, sekarang 4,5 persen plus minus 1 persen," ujar Darmin dalam acara Dining Talk dan Launching Buku "Inovasi 17 Bank, Mencipta Nilai, Membangun Negeri" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (23/5/2012) malam.

Darmin memperkirakan, pada 2020 saat Indonesia memasuki masa (MEA), BI akan menetapkan target inflasi sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen.  "Pada 2015, kami sudah akan mengumumkan bahwa target inflasi sebesar 3,4 persen plus minus 1 persen," terangnya.

Menurut Darmin, saat ini sejumlah negara di ASEAN lebih maju dalam upayanya menekan angka inflasi.

"Sekarang ini target inflasi Malaysia dan Thailand hanya sebesar 3 persen. Bahkan Filipina yang dahulunya kurang lebih sama dengan dengan Indonesia, sekarang inflasinya sekitar 4 persen sampai 5 persen," ujarnya.

Darmin meyakini, perlambatan laju inflasi sangat berpengaruh terhadap suku bunga yang rendah. "Kenapa negara tetangga kita inflasinya rendah? Karena, selain mereka berusaha mempengaruhi perekonomiannya, dia juga mengikuti kebijakan tingkat bunga," tuturnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement