JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) telah mendapatkan fasilitas pinjaman dari tiga bank. Total nilai dari tiga fasilitas ini mencapai USD200 juta.
Pertama, perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman dari Citibank NA cabang Jakarta. Nilai dari fasilitas ini adalah sebesar USD50 juta.
Corporate Secretary Indika Energy Dedy Happy Hardi menjelaskan, pihaknya telah menandatangani credit agreement pada 21 Mei 2012. Fasilitas itu sendiri terbagi dalam tranche A sebesar USD28 juta dan tranche B sebesar USD22 juta.
"Dengan tingkat bunga masing sebesar 3,5 persen per tahun di atas Libor untuk tranche A dan 3 persen di atas Libor untuk tranche B," jelas dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/5/2012).
Fasilitas tranche A berjangka waktu 18 bulan dan tranche B tenornya satu tahun.
Kedua, Indika juga telah menandatangani term facility agreement dengan UBS AG cabang Singapura sebagai arranger, agent dan original lender. "Fasilitas tersebut berjumlah USD75 juta dengan tingkat bunga margin 3,35 persen per tahun plus Libor dengan jangka waktu 18 bulan," jelas dia.
Ketiga, perseroan menandatangai short term loan fasiclity agreement dengan Standard Chartered Bank cabang Jakarta sebagai lender. "Fasilitas tersebut berjumlah hingga sebesar USD75 juta dengan tingkat bunga marjin 3,5 persen per tahun plus Libor dengan jangka waktu 18 bulan," jelas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.