Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asia Mixed, IHSG Dibuka Flat

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 24 Mei 2012 |09:42 WIB
Asia <i>Mixed</i>, IHSG Dibuka <i>Flat</i>
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengawali perdagangan di lajur merah. Meskipun, penurunan IHSG cenderung tipis dengan 3,22 poin atau 0,08 persen.

Laju IHSG pada pukul 09.37 waktu JATS tetap stagnan di 3.975,65 dengan penurunan sebesar 2,93 poin atau 0,07 persen. Indeks LQ45 tampak turun 1,41 poin atau 0,2 persen ke 672,48, Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 1,41 poin atau 0,3 persen ke 544,04. Demikian juga IDX30 yang terkoreksi 0,79 poin atau 0,2 persen ke 339,68.

Saham-saham di Asia bergerak dua arah dengan indeks Shanghai naik 5,33 poin alias 0,23 persen, indeks Hang Seng melemah 77,50 poin atau 0,41 persen, indeks Nikkei anjlok 25,77 poin atau 0,30 persen, dan indeks Straits Times naik 3,13 poin atau 0,11 persen.

Meski begitu, Trimegah Sekuritas dalam risetnya mengatakan, sentimen global sedikit mixed dan cenderung berkurang dari negatif menjadi netral. "Kemungkinan besar IHSG akan meng–adjust sedikit pergerakan negatif lalu akan cenderung bergerak dengan kecenderungan menguat." ungkap riset tersebut, Kamis (24/5/2012).

Pada pagi ini, IHSG mengawali perdagangan dengan hanya 37 saham menguat, 37 saham melemah, dan 62 saham bergerak stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp105,934 miliar dari 83,958 juta lembar saham yang diperdagangkan. Dengan aksi jual asing sebesar Rp37,140 miliar.

Sektor-sektor IHSG mayoritas melemah dengan sektor tambang naik 7,97 poin atau 0,4 persen, sektor keuangan turun 1,08 poin atau 0,2 persen, sektor perdagangan merosot 2,35 poin atau 0,3 persen, serta sektor industri dasar turun 0,24 poin atau 0,1 persen.

Saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Indospring Tbk (INDS) naik Rp200 ke Rp5.200, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp150 ke Rp5.800, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 ke Rp60.100.

Saham yang melemah (top losers) antara lain PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp450 ke Rp25.050  PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) turun Rp950 ke Rp67.900, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp18.150.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement