Ilustrasi. (Foto: Reuters)
SINGAPURA - Harga emas di perdagangan pasar global beringsut turun, setelah upaya menembus level psikologis USD1.580 per troy ons gagal. Penyebabnya, lantaran krisis di keuangan Spanyol kembali menguncang zona euro, mengirim mata uang euro melemah mendekati dua tahun terendahnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Melansir Reuters, Selasa (29/5/2012), emas jenis Spot turun tipis 0,1 persen menjadi USD1.571,04 per troy ons, turun dari level tertinggi satu minggu terakhir USD1.583,50 per troy ons. Sementara emas AS, naik 0,1 persen menjadi USD1.570,90 per troy ons.
Kepercayaan akan kondisi perekonomian Spanyol kembali menurun, ini membuat yield Obligasi tenor 10 tahun Spanyol mendekati tingkat bahaya tujuh persen. Saham Bankia mencapai rekor terendah setelah pemerintah Spanyol berusaha memperbaiki keuangannya dengan menempatkan obligasi ke pemberi pinjaman.
Premi obligasi pemerintah Spanyol melampaui obligasi Jerman, telah membuat mata uang euro telah melemah ke level terendah. Pelemahan euro diperkirakan masih akan berlanjut, karena investor memperkirakan Spanyol masih memerlukan dana untuk memperbaiki sektor perbankan mereka.
Mata uang euro tengah berjuang keluar dari level terendah dua tahun belakangan terhadap dolar AS, karena kekhawatiran akan meningkatnya imbal hasil obligasi menekan sistem perbankan Spanyol.
Di sisi lain, Bank Industri dan Komersial China Ltd berusaha berusaha menjadi anggota bursa pasar luar negeri. Ini dilakukan agar mereka dapat menjadi pedagang utama di pasar global. (mrt)