Ruang Duduk di Taman Belakang

|

-

(foto: ist.)

Ruang Duduk di Taman Belakang
BERAPA pun luas taman belakang di rumah Anda, menciptakan ruang duduk untuk bercengkerama dengan keluarga tetap bisa dilakukan. Yang penting, perhatikan penataan ruang duduk di taman itu secara baik dan penuhi kebutuhannya.

Sebagaimana diketahui, fungsi taman selain sebagai elemen penunjang keindahan rumah, juga sebagai sarana sirkulasi udara dan cahaya yang baik bagi penghuni rumah. Untuk itu, guna memaksimalkan fungsi taman, sejatinya area ini tidak hanya dijadikan sarana hijau di rumah, namun bisa dioptimalkan sebagai ruang duduk nan nyaman. Untuk membuatnya, tidak perlu hal-hal yang rumit. Manfaatkan taman belakang rumah untuk dijadikan ruang duduk santai dan sesuaikan dengan konsep yang ingin dibangun.

Menurut arsitek Nunung Adywijaya, biasanya penghuni rumah membuat konsep ruang duduk di taman belakang karena ingin mendapatkan suasana nyaman dan santai selepas seharian bekerja. Taman belakang merupakan area yang tepat untuk menciptakan suasana tersebut. Meski demikian, taman tetaplah taman. Di manapun letaknya, bagian depan atau belakang bangunan rumah, tetap saja dalam penataannya ada beberapa hal yang perlu dicermati. Yang pertama, luas lahan. Sebab, ukuran lahan taman bakal menentukan konsep atau desain ruang duduk seperti apa yang ingin dibangun.

Nunung menyarankan, untuk membangun ruang duduk di taman, sebaiknya lahan yang dimiliki luas guna memudahkan saat memilih letak ruang duduk berikut pilihan view terbaiknya. Kalaupun ternyata lahan terbatas, masih bisa dibuat ruang duduk. Hanya, penataannya perlu dimaksimalkan. Misalnya mendesain gazebo berdampingan dengan dinding tetangga rumah. Bila Anda ingin mendapatkan kesan berbeda, buatlah ketinggian gazebo lebih tinggi dari lantai rumah supaya kesannya seperti berada di atas panggung.

Dengan catatan, si pengguna merasa nyaman dengan jarak pandang view yang didapat. Hal kedua yang penting untuk dicermati adalah letaknya. Umumnya, sebuah ruang duduk terbuka dibangun di area yang tingkat kenyamanan serta privasinya tinggi sehingga tak jarang orang memanfaatkan taman belakang untuk membangun konsep tersebut. Namun, ada juga area belakang yang bersinggungan langsung dengan area luar. Bila demikian, yang bisa Anda lakukan adalah memilih elemen pendukung yang tepat. Misalnya, pilih tanaman yang karakternya dapat meredam suara,seperti pohon ketapang atau tanaman biola cantik, berdaun lebar, serta berbatang sedang.

Tanaman-tanaman itu bisa juga Anda manfaatkan sebagai pagar yang mengelilingi area belakang rumah. Bila pilihan lahan dan letaknya sudah ditentukan, akan bijaksana bila diperhatikan view-nya. Carilah view terbaik untuk ruang duduk Anda dan pastikan view dijadikan hadap utama. Kalau ternyata view di sekitar ruang duduk tidak menarik atau kurang sedap dipandang mata, Anda bisa menciptakannya sendiri. Caranya, bergantung pada konsepnya. Jika konsep yang ingin dibangun berkesan natural dan alami, maka pilihlah bahan-bahan material yang alami dan buat kesan taman serta ruang duduk Anda seperti tidak dibuat-buat.

"Dalam arti, pemanfaatan material sebaiknya didukung dengan konsep yang maksimal. Biasanya, taman akan bertambah alami jika ada elemen air berikut elemen pendukung lain, seperti patung atau kolam ikan," kata Nunung. Selain itu, Nunung melanjutkan, kalau bisa pilihan taman jangan menggunakan tanaman pangkas. Namun, tanaman yang alami, dalam arti mudah perawatan dan tidak perlu pemangkasan secara rutin. Misalnya jenis tanaman-tanaman Bali. Penataan tamannya pun pastikan dibuat rapi dan cantik.

Semisal, desain taman dipilih yang bagus, taman mesti dijaga jangan sampai tidak terawat, pilih tanaman yang berdaun indah serta berbunga cantik, dan yang terpenting komposisinya harus tepat. Hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan,jangan sampai air hujan tergenang terlalu lama di taman. Selain taman jadi tidak bagus dipandang, penggunanya pun bisa malas untuk memanfaatkan ruang duduk di taman belakang tersebut. Maka itu, penting dibuat bak kontrol untuk mengarahkan air ke drainase.

Solusi lain, Anda bisa membuat beberapa titik untuk lubang biopori. Untuk mendukung kesan dramatis pada ruang duduk Anda, jangan lupa perhatikan soal pencahayaan. Sebab, ruang duduk terbuka tidak hanya digunakan pada pagi atau siang hari. Pada malam hari pun Anda bisa memanfaatkan view-nya. Untuk itu, Nunung menyarankan, buat suasana semakin mendukung dengan pencahayaan yang bagus agar kesan dramatis dan romantisnya terasa. Letaknya bergantung pada area yang ingin Anda cover dengan cahaya.

Cahaya lampu yang berfungsi untuk aksen, biasanya diletakkan pada bagian kolom atau tiang-tiang gazebo. Misalnya, Anda ingin mengekspos batang tanaman kamboja, maka buat cahaya lampunya menyorot ke bagian batang tersebut.Sementara,lampu yang sifatnya general light bisa diletakkan di tengah-tengah atap gazebo.

(Titi Sa/Koran SI)
(NJB)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    WIKA Bangun Proyek Gedung Senilai Rp220 Miliar