Logo Berau Coal. (Foto: Berau Coal)
JAKARTA - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) sudah menghabiskan dana sebesar USD3,85 juta untuk eksplorasi sampai dengan Mei 2012. Untuk tahun ini, perseroan menganggarkan dana sebesar USD15,66 juta untuk ekplorasi.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/6/2012), perseroan akan menggunakan dana itu untuk eksplorasi di 13 lokasi tambangnya.
Di Lati, realisasi dana eksplorasi sudah mencapai USD113.611 dari anggaran sebesar USD3,43 juta. Lalu di Gurimbang belum ada dana yang keluar, berarti anggaran sebesar USD1,2 juta masih utuh.
Selanjutnya, Parapatan menghabiskan dana USD9.678. Binungan 1-4 sudah menghabiskan USD803.282. Bingungan 5-6 menghabiskan USD1.368 dan eksplorasi di Binungan 7 sudah menghabiskan USD65.244.
Binungan 8 (Kelay 1) menghabiskan dana USD765.090, Binungan 10 (Kelay 3) menghabiskan dana USD1,37 juta, dan Sambarata B-1 menyedot dana USD41.139. Selanjutnya Sambarata B East sebesar USD665.004 dan Sambarata B West sebesar USD20.887. Terakhir, Punan menghabiskan biaya sebesar USD125. (wdi)