Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Positif Yunani Dinilai Hanya Sementara

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Senin, 18 Juni 2012 |14:19 WIB
Dampak Positif Yunani Dinilai Hanya Sementara
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Pemilihan Umum yang menyetujui bailout terhadap Yunani menjadi sentimen positif bagi pergerakan pasar saham, keuangan dan juga komoditas. Namun, dampak ini dinilai hanya sementara karena gejolak politik di Negeri Para Dewa tersebut masih besar.

"Good result, tinggal bagaimana komitmen pemerintah dan rakyatnya untuk menjalankan disiplin fiskal. Secara umum masih agak pesimistis juga soalnya tekanan politiknya masih besar, apalagi New Democrat menangnya tipis," ujar Chief Economist Bank Mandiri Destry Damayanti dalam pesan singkat kepada wartawan, Senin (18/6/2012).

Partai New Democrat sebagai partai yang mendukung proses bailout atas utang-utang Yunani memang dikabarkan memenangkan Pemilu. Rakyat Yunani dikabarkan lebih memulih untuk terus bergabung di Zona Euro ketimbang memilih pengetatan anggaran.

Merespons kabar baik ini, bursa Asia menghijau. IHSG juga terangkat naik 66 poin di sesi pertama dan diprediksi mencapai 3900 di penutupan sore nanti. Nilai tukar rupiah terhadap dolar (AS) juga menguat di posisi Rp9415 per dolar.

"Paling dampaknya hanya sesaat saja, sentimen positif karena ada peluang bahwa problem di Uni Eropa akan tertangani. Namun  aku rasa hanya short lived karena implemantasinya enggak akan mudah dan butuh restrukturisasi yang besar di fiskal dan utang pemerintah," tandas Destry.

Sekedar informasi, seperti dikutip Reuters, 97 persen dari total surat suara sudah dari pemilu sudah dihitung. Partai Demokrasi Baru berada di urutan pertama dengan dukungan suara 29,7 persen. Peringkat kedua adalah partai sayap kiri SYRIZA dengan 26,9 persen suara. Peringkat ketiga Partai Sosialis PASOK 12,3 persen. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement