Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dahlan Iskan: Direktur BUMN Ada Tipe Lemah Syahwat

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Rabu, 20 Juni 2012 |10:27 WIB
 Dahlan Iskan: Direktur BUMN Ada Tipe Lemah Syahwat
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dalam mengelola sebuah perusahaan, tidak melulu dilakukan dengan pola kepemimpinan yang sama. Demikian juga pada penglolaan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, belum lama dia telah mengadakan diskusi bebas dengan beberapa Direktur Utama perusahaan BUMN, dan hasilnya ternyata ada kultur yang swing (rentang) terlalu lebar dalam pengertian management, atitude, dan kultur.

"Orang berbeda gaya, seni, tapi saya berharap jarak itu akan semakin mengecil untuk memudahkan perusahaan memperbaiki wajah koorporasi BUMN," terang Dahlan saat membuka BUMN Marketing Day 2012 yang yang diikuti 32 perusahaan BUMN di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu(20/6/2012).

Menurut dia, memang dalam pengelolaanya BUMN memiliki hirarki yang berbeda. Untuk itu, dia menilai harus dilakukan penyetaraan terhadap hirarki tersebut. "Direktur-direktur perusahaan BUMN itu ada tipe kuda liar, ada tipe lemah sahwat. Mereka ini harus didekatkan, yang kudaliar harus dijinakan, yang lemah sahwat harus dikasih doping," kata ahlan.

Maksud Dahlan, kedua tipe Direktur Utama perusahaan BUMN harus lebih bisa menyadari kemampuannya untuk bersama memperbaiki wajah koorporasi perusahaan BUMN. "Saya akan mendukung terciptanya penyempitan swing, agar tidak terlalu lebar. Jalannya, lewat Direktur Utama," tukas dia.

Oleh karena itu, dia meminta kepada para Direktur Utama untuk dapat berkolaborasi membenahi BUMN. "Masa depan itu hanya akan di tentukan generasi muda dan wanita, jangan menganggap junior itu rendah, itu masa depan bangsa," tutup Dahlan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement