Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringkat Obligasi Global Mediacom idA+

Yuni Astutik , Jurnalis-Kamis, 05 Juli 2012 |14:58 WIB
Peringkat Obligasi Global Mediacom idA+
Logo Global Mediacom. (Foto: Dok Perusahaan)
A
A
A

JAKARTA - Peringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA+ untuk PT Global Mediacom Tbk (BMTR) atas Obligasi I-2012 senilai Rp1,25 triliun.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan di Jakarta, Kamis (5/7/2012), bahwa outlook dari obligasi tersebut adalah stabil. Disebutkan, jika hasil dari obligasi tersebut akan digunakan untuk belanja modal serta pengembangan di bidang yang terkait dengan media.

Pefindo mengungkap, peringkat tersebut mencerminkan kepemilikan mayoritas BMTR pada perusahaan-perusahaan media terbesar dan terkemuka yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Sky Vision, yang minggu depan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu juga dilihat dari beragamnya jasa layanan media mulai dari televisi, radio, media centak dan media online yang disediakan oleh anak usaha perseroan dan arus kas yang baik dari anak usaha perseroan utama.

Peringkat dibatasi oleh akses tidak langsung terhadap arus kas operasional, risiko terhadap fluktuasi mata uang asing sehubungan dengan utang dalam dolar AS pada tingkat anak usaha, dan persaingan yang ketat pada industri media.

Sebagai informasi, BMTR adalah perusahaan induk dengan dua anak perusahaan utama yang bergerak dalam bisnis media berbasis kontenm iklan dan pelanggan. Per 31 Desember 2011, pemegang saham perusahaan terdiri dari PT Bhakti Investama Tbk sebesar 51,4 persen, UOB Kay Hian (Hong Kong) Ltd. sebesar 10,6 persen, MediaCorp Investments, Ltd. sebesar 6,1 persen dan masyarakat dan koperasi masing-masing memiliki 31,9 dan lima persen. (nia)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement