Menkeu: Puasa, Kerja Harus Tetap Selesai

|

R Ghita Intan Permatasari - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

 Menkeu: Puasa, Kerja Harus Tetap Selesai
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan pada bulan Ramadan kali ini jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan dikurangi sama sekali. Waktu kerja para PNS akan sama seperti jam kerja pada bulan-bulan biasanya.

"Memang kita bekerja dengan orientasi pada pekerjaan selesai, jadi untuk itu pegawai khususnya pegawai pimpinan betul-betul harus meningkatkan produktivitasnya," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dia kala ditemui usai salat Jumat, di kantornya, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

Agus melanjutkan, meskipun puasa, namun kualitas pekerjaan tetap harus dijaga dan tidak boleh ada penurunan. Oleh karena itu, jam kerja selama bulan Ramadan tidak akan dikurangi. "Baik puasa maupun tidak, harus dengan orientasi pekerjaan selesai," tegas dia.

Hal ini, telah diputuskan dalam Surat Edaran Nomor SE-18/ SJ/ 2012 tentang jam kerja di lingkungan Kementerian Keuangan selama Ramadan 1433 H yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin.

Dalam surat edaran tersebut tertulis jam masuk kantor pada pukul 07.30 waktu setempat. Sementara jam pulang kantor pukul 16.30 waktu setempat. Untuk istirahat, waktunya dipotong menjadi 15 menit dari jam 12.15 sampai 12.30 waktu setempat. Sedangkan pada hari Jumat, istirahat mulai pukul 11.30 waktu setempat sampai 12.45 waktu setempat.

Sehubungan dengan pasal 9 huruf c Peraturan Menteri Keuangan Nomor 214/ PMK.01/ 2011 tentang penegakan disiplin dalam kaitannya dengan tunjangan khusus pembinaan keuangan negara di lingkungan Kemenkeu, khusus bagi pegawai yang berlokasi kerja di Provinsi DKI Jakarta yang terlambat masuk bekerja selama bulan Ramadan berupa tingkat keterlambatan I (antara pukul 07.31 waktu setempat sampai 08.00 waktu setempat) diwajibkan untuk mengganti waktu keterlambatan selama 30 menit sehingga jam pulang kantor pada hari yang bersangkutan menjadi pukul 17.00 WIB.

Khusus untuk kantor pelayanan di lingkungan Ditjen Bea Cukai yang menerapkan jam kerja 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, pengaturan jam kerja selama bulan Ramadan 1433 H, diatur lebih lanjut oleh Ditjen Bea Cukai.

Sebelumnya PNS wilayah DKI Jakarta dipastikan menikmati diskon waktu kerja satu jam selama Ramadan ini. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI, Budhiastuti mengatakan, selama puasa PNS masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. Ini lebih cepat dari waktu reguler, masuk 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB.

Namun selama istirahat makan siang ditiadakan. Artinya PNS tetap efektif bekerja pada tengah hari selama satu bulan puasa. "Tidak ada istirahat karena logikanya kan waktu istirahat itu untuk makan siang. Jadi waktu salat secukupnya saja" tuturnya waktu itu.
(mrt)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Calon Dirjen Pajak Harus Miliki Kompetensi yang Baik