>

Program Padat Karya Diharap Kurangi Pengangguran di Desa

Senin, 23 Juli 2012 - 11:19 wib | Iman Rosidi - Sindoradio

Muhaimin Iskandar (foto: Koran SI)

Program Padat Karya Diharap Kurangi Pengangguran di Desa
JAKARTA - Pemerintah yakin di tahun ini penyerapan tenaga kerja sebesar 11.264 orang dari program padat karya khususnya dari kawasan pedesaan yang tingkat penganggurannya tinggi.

"Pelaksanaan program padat karya ini bertujuan menyerap pengangguran di pedesaan, meningkatkan daya beli dan membantu pertumbuhan ekonomi pedesaan di Indonesia," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar, di kantornya, Jakarta, Senin (22/7/2012).

Program padat karya, menurut dia, terbagi menjadi dua kegiatan yaitu padat karya produktif dengan target penyerapan 8.184 orang dan padat karya infrastruktur sebanyak 3.080 orang.

Muhaimin menjelaskan dengan adanya program ini, maka akan tercipta pekerjaan sementara yang dapat menambah penghasilan masyarakat sekaligus terbangunnya sarana, prasarana, dan usaha produktif masyarakat pedesaan.

"Pada dasarnya pemerintah hanya membantu memfasilitasi pelaksanaan padat karya ini. Semua berdasarkan usulan dan pertimbangan masyarakat setempat dengan memperhatikan potensi sumber daya alam yang tersedia," jelasnya.

Program padat karya ini, tambahnya, berorientasi pada prinsip 'dari, oleh dan Untuk masyarakat' dengan mengutamakan semangat gotong royong dan rasa solidaritas dari masyarakat di pedesaan yang berada di wilayah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia.

"Program padat karya infrastruktur difokuskan pada pembuatan dan rehabilitasi fisik seperti pembangunan dan pengerasan jalan di desa, pembangunan jembatan dan saluran air di pedesaan," tuturnya.

Sedangkan padat karya produktif, kata Muhaimin, lebih diarahkan pada pemberdayaan usaha seperti budidaya ikan, ternak sapi, kambing dan ayam dan kerajinan tangan anyaman.

Sebagai informasi, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 6,32 persen atau 7,61 juta orang. Muhaimin sendiri mentargetkan pada 2014 terjadi penurunan angka pengangguran menjadi 5,1 persen. (gna) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jokowi Harus Prioritaskan Poros Maritim