JAKARTA - China merupakan negara pengimpor kedelai terbesar dari Amerika Serikat (AS). Besarnya angka impor tersebut, karena konsumsi China terhadap kedelai sangat besar.
"China itu mengkonsumsi kedelai luar biasa, saya dengar sekira 100 juta ton konsumsi mereka, konsumsinya itu luar biasa," ungkap Sekjen Perdagangan Kementerian Perdagangan Ardiansyah S Parman, saat public hearing kedelai, di Gedung KPPU, Jakarta, Selasa (14/8/2012).
Ardiansyah menambahkan, dibutuhkan sekira 22 juta ton kedelai dari AS ke China guna memenuhi permintaan China terhadap kedelai. "Angkanya sekira 22 juta ton suplai kedelai untuk China dari Amerika," kata dia.
Menurut Ardiansyah, besarnya impor kedelai ke China diindikasikan menjadi salah satu penyebab naiknya harga kedelai, dan sulitnya kedelai di berbagai negara yang mengimpor kedelai dari AS.
Oleh karena itu, dia menilai sangat wajar ketika terjadi gejolak harga kedelai di pasar dunia, maka negara-negara pengimpor kedelai adalah negara paling terpukul. "Wajar saja ketika terjadi gejolak, Indonesia sebagai pengimpor kedelai mengalami krisis kedelai," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.