Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Akan Tertibkan Vendor

Dirut BEI Minta Maaf Atas Gangguan Sistem Perdagangan

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Selasa, 28 Agustus 2012 |16:50 WIB
Dirut BEI Minta Maaf Atas Gangguan Sistem Perdagangan
Dirut BEI Ito Warsito. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sistem perdagangan saham yang sempat bermasalah pada Senin 27 Agustus dikarenakan sistem remote trading yang tidak terkoneksi antaranggota bursa dan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun pihak BEI telah melakukan koordinasi dengan vendor sistem perdagangan terkait aktivitas jual-beli saham di dalam negeri. Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, pihak vendor diwajibkan terkoneksi pada setiap informasi bursa yang ada.

Hal tersebut terkait agar semua informasi yang diterima investor maupun broker tidak berbeda. Pendispilinan Anggota Bursa (AB) dan vendor dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa, sehingga semua terkoneksi ke sistem Disaster Recovery Centre (DRC).

"Dalam perjanjian sudah mewajibkan bahwa semua termasuk vendor dan Anggota Bursa harus terhubung dengan sistem DRC sehingga ada keseragaman informasi,” ujar Ito, saat ditemui wartawan di BEI, Selasa (28/8/2012).

Menurut Ito, pihak BEI akan me-review semua sistem yang ada, dan kelemahan-kelemahan yang ditemukan akan diubah. Sebelumnya, sebagian vendor data yakni perusahaan-perusahaan yang menerima informasi dari bursa yang diteruskan kepada nasabah, tidak terkoneksi dengan sistem DRC.

Ito mengatakan investor tak merugi akibat terganggunya sistem perdagangan di BEI. Namun BEI yang rugi karena tidak aa pendapatan yang masuk. Menurutnya, nilai transaksi harian di BEI kemarin hanya Rp1 triliun. Di hari normal, rata-rata transaksi harian BEI bisa senilai Rp4 triliun hingga Rp5 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Ito juga meminta maaf kepada publik khususnya kepada semua pihak yang berkaitan dengan pasar modal Indonesia akibat bermasalahnya sistem perdagangan bursa efek. "Secara umum meminta maaf kepada investor karena perdagangan sempat terganggu," tandasnya.

Ito juga memastikan gangguan itu tidak akan terulang kembali di masa depan. "Tidak hanya pada investor, tapi permintaan maaf ini juga ditujukan pada masyarakat. Kami lakukan terbuka melalui media," kata dia.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement