>

BPK Akan Audit Kinerja PNS 2009-2010

|

Fakhri Rezy - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

  BPK Akan Audit Kinerja PNS 2009-2010
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) akan melakukan pemeriksaan kinerja atas penetapan formasi dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaan kegiatan penetapan formasi dan pengadaan PNS.

Anggota III BPK RI Agung Firman Sampurna mengatakan, pemeriksaan akan meliputi perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi penetapan formasi dan pengadaan PNS.

"Ini pemeriksaan kinerja, niat utamanya untuk perbaikan kinerja atau penyimpangan 2009-2010. Kita terbuka," ujar di Gedung BPK RI, Jakarta, Rabu (12/9/2012).

Dia melanjutkan, pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari pilot project pemeriksaan kinerja atas penetapan formasi dan pengadaan PNS yang telah dilakukan oleh BPK RI pada 2011 di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(KemenPAN-RB), serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan pada empat instansi yaitu Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (sekarang Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif), Pemerintah Provinsi Jatim, Pemerintah Kabupaten Kutai Kertanegara, dan pemerintah Kota Bekasi. "Dari hasil pemeriksaan kinerja yang telah dilakukan, BPK mengindikasikan permasalahan atas proses penetapan formasi dan pengadaan PNS," ujar Agung.

Seperti diketahui, Pemerintah telah mengambil kebijakan moratorium penerimaan PNS pada 2011 dan 2012 dikarenakan jumlah PNS yang cukup besar membawa konsekuensi pada membengkaknya jumlah belanja pegawai yang ditanggung oleh pemerintah.

Jumlah seluruh PNS pada 2006 sekira 3,73 juta pegawai dan pada 2009 membengkak menjadi 4,5 juta pegawai mengalami kenaikan 21 persen. Jumlah belanja pegawai yang dibayar pemerintah pusat pada 2006 sekira Rp73,25 triliun atau meningkat pesat menjadi Rp127,67 triliun. Untuk pemerintah daerah meningkat 77 persen dari 2006 sekira Rp102,33 triliun menjadi 2009 sebesar Rp180,99 triliun. (mrt)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pertamina-BUMN Migas Angola Sepakat Kembangkan Bisnis