JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat sampai 37 poin. Hal ini sejalan dengan indeks Asia yang juga mayoritas menguat.
Dalam risetnya, Trimegah Securities menjelaskan, IHSG masih berpotensi mengalami penurunan karena sentimen Eropa yang cukup signifikan. IHSG memiliki Gap di 4.103-4.126 yang probabilitas IHSG menutup gap tersebut semakin membesar.
IHSG, pada akhir perdagangan sesi I Kamis (27/9/2012) menguat 37,6 poin atau 0,9 persen menjadi 4.217,77. LQ45 naik 7,59 poin atau 1,06 persen menjadi 724,56.
Sektor pendukung indeks saham kompak menguat. Sektor agri naik 21,6 poin atau 0,98 persen, sektor tambang naik 16,76 poin atau 0,8 persen dan sektor konsumsi naik 19,01 poin atau 1,3 persen.
Indeks Asia lainnya juga menguat. Hang Seng naik 112,38 poin atau 0,55 persen menjadi 20.640,11, Nikkei turun 10,51 poin atau 0,12 persen ke 8.896,19 dan Straits Times naik 12 poin atau 0,39 persen ke 3.058,6.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,98 triliun dengan volume sebanyak 2,4 miliar lembar saham. Sebanyak 155 saham menguat, 61 saham melemah, dan 110 saham stagnan.
Saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp800 ke Rp25.900, PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) naik Rp600 ke Rp4.400 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp600 ke Rp22.350.
Sementara saham yang melemah (top losers) antara lain PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) turun Rp420 ke Rp1.270, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp250 ke Rp46.100, dan PT Eagle Golden Resources Tbk (SMMT) turun Rp125 ke Rp3.375.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.