JAKARTA - Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara year to date total nilai perolehan dari IPO saham 2012 sebesar Rp6,57 triliun dengan jumlah perusahaan tercatat sebanyak 15 emiten. Hasil perolehan tersebut kemungkinan termasuk salah satu yang terkecil dalam lima tahun terakhir.
Menurut Direktur Penilaian BEI Hoesen bila dilihat dari nilainya untuk tahun ini memang kecil dibandingkan dengan perolehan pada tahun lalu.
"Semoga saja bisa tercapai targetnya hingga akhir tahun, tapi bila dilihat dari market cap memang untuk tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini perusahaannya tidak terlalu besar, kalau tahun lalu kan ada perusahaan-perusahaan BUMN," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (1/10/2012).
Hingga kini total calon emiten yang sudah masuk daftar pipeline ada 13 dengan rencana IPO pada akhir tahun. "Ada 13 yang di pipeline, tapi mereka belum listing tapi sudah mini expose, rencana listing-nya akhir tahun ini atau bulan Desember," ungkapnya.
Sebagai informasi, pada 2008 nilai IPO yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp 24,39 triliun dari 19 emiten baru, pada 2009 sebesar Rp 3,85 triliun dari 13 emien baru, pada 2010 sebesar Rp 29,68 triliun dari 23 emiten baru dan pada 2011 sebesar Rp 19,59 triliun dari 25 emiten baru.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.