>

Pemerintah Tawarkan 46 Ribu Lowongan Kerja ke Korsel

|

Iman Rosidi - Sindoradio

Muhaimin Iskandar (foto: Koran SI)

Pemerintah Tawarkan 46 Ribu Lowongan Kerja ke Korsel
JAKARTA - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) memastikan peluang kerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) formal di Korea Selatan masih sangat besar. Pada tahun ini, pemerintah Korea Selatan membuka kesempatan kerja 46 ribu bagi para pekerja asing yang berasal dari 15 negara termasuk Indonesia.

"Peluang ini harus segera dimanfaatkan oleh para TKI yang hendak bekerja di Korea Selatan dengan mempersiapkan dokumen lengkap, kompetensi dan keterampilan kerja, kemampuan bahasa dan pendekatan budaya," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (9/10/2012).

Kuota kesempatan kerja bagi tenaga kerja asing untuk bekerja di Korea Selatan itu, dijelaskan Muhaimin, terdiri dari sektor manufaktur sebanyak 39.100 orang, pertanian 3.850 orang, perikanan sebanyak 1.620 orang, konstruksi 1.300 orang, dan jasa sebanyak 130 orang.

Meski peluang kerja di Korea Selatan memang masih sangat terbuka, menurut Muhaimin untuk mengisi ketersediaan lowongan itu harus dengan kerja dan komitmen tinggi karena harus bersaing dengan tenaga asing dari 15 negara lainnya.

"Peluang kerja dan permintaan bagi TKI sektor formal sebenarnya cukup tinggi hanya TKI dituntut untuk  memiliki keahlian dan keterampilan kerja yang bagus sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain," tuturnya.

Muhaimin menambahkan, di 2012 ini, pihaknya telah mengirimkan tenaga kerja ke Korea dengan sistem EPS (Employment Permit System) dengan pola penempatan G to G (Government to Government). Pihaknya berhasil menempatkan 5.399  orang (Januari-September). Rinciannya, 4.422 orang di sektor manufaktur, 670 orang perikanan, 301 orang konstruksi, lima orang sektor pertanian dan satu orang sektor jasa.

Muhaimin mengakui minat untuk bekerja sebagai TKI formal di Korea Selatan memang tinggi. Meskipun sebagian besar TKI bekerja di perusahaan-perusahaan industri skala kecil dan menengah, namun aspek perlindungan dan tingkat kesejahteraannya cukup baik.

"Dari hasil dialog dengan para TKI kita, mereka rata-rata digaji Rp12 juta-Rp18 juta per bulan dengan masa kontrak kerja selama empat tahun 10 bulan. Apalagi mereka telah disediakan jatah makan dan asrama di sekitar perusahaan," jelasnya.

Meskipun peluang kerja di Korea Selatan sangat menggiurkan, Muhaimin mengingatkan bahwa tidak mudah untuk bisa bekerja dengan baik di Korea. Persyaratannya dan ujian bahasanya cukup ketat dan harus mampu bertahan dengan kondisi Korea yang memiliki empat musim. (gna)
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pamor Dolar AS Singkirkan Euro & Yen