Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MenPAN: Tes CPNS Ibarat Penerimaan Rapor

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 18 Oktober 2012 |13:03 WIB
 MenPAN: Tes CPNS Ibarat Penerimaan Rapor
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Penerapan sistem passing grade (ambang batas) kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diterapkan untuk pertama kalinya. Sebagai hal baru, masih banyak pihak yang belum memahami sepenuhnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Azwar Abubakar mengatakan, passing grade mirip dengan rapor dalam penentuan kenaikan kelas ataupun kelulusan di sekolah. Dia mencontohkan, ada siswa yang nilai kumulatifnya tinggi, tetapi tidak naik kelas karena nilai mata pelajaran Agama merah.

"Demikian halnya dengan passing grade Tes Kemampuan Dasar (TKD) CPNS ini," ungkap Azwar, seperti dilansir dari situs resmi MenPAN, di Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Dia melanjutkan, ada peserta untuk kelompok pendidikan SMA/sederajat yang mengadu, bahwa nilainya 59, tetapi tidak lulus. Padahal, temannya yang nilainya hanya 36 justru lulus. "Kenyataan ini sempat membuatnya bertanya-tanya. Tetapi hal itu memang bisa terjadi," kata dia.

Menurutnya, setelah ditelusuri lebih lanjut, peserta yang nilainya 36, setelah dirinci karakteristik pribadinya 25, intelegensia umum enam, dan wawasan kebangsaan nilainya lima. Sedangkan yang nilainya 59, ternyata karakteristik pribadinya 19, intelegensia umum 20, dan wawasan kebangsaan juga 20.

Passing grade yang ditetapkan untuk peserta kelompok SMA sederajat, nilai minimalnya adalah 25 untuk karakteristik pribadi, lima untuk intelegensia umum, dan lima untuk wawasan kebangsaan. Untuk memperoleh nilai tersebut, jawaban yang benar untuk karakteristik pribadi 50, intelegensia umum 10, dan wawasan kebangsaan 10, karena setiap jawaban yang benar nilainya 0,5.

"Jadi peserta yang nilainya 59 tidak lulus, karena nilai karakteristik pribadinya hanya 19. Padahal untuk lolos passing grade minimal harus 25," ujar Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian PAN dan RB Gatot Sugiharto.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement