JAKARTA - Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) optimistis bahwa industri reksa dana akan berkembang lebih cepat dan menargetkan lima juta investor dalam lima tahun ke depan.
"Dalam lima tahun ke depan kami berharap bisa menggaet lima juta investor dengan dana kelolaan sekira 10 persen dari PDB nasional," ungkap Ketua Umum APRDI Abiprayadi Riyanto, saat membuka Pekan Reksa Dana Nasional, di Mal Central Park, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Abiprayadi menambahkan, acara tersebut sudah dilakukan di 19 kota di seluruh Indonesia, melalui acara ini diharapkan minat masyarakat untuk berinvestasi di reksa dana meningkat. Saat ini, jumlah dana kelolaan reksa dana sekira Rp175 triliun dengan 161 ribu investor. Jumlah teersebut tidak sebaanding dengan jumlah kelas menengah di Indonesia mencapai 45 juta orang menurut survei McKinsey Global Institute.
"Rendahnya penetrasi reksa dana juga menunjukkan bahwa kita belum menjadi masyarakat yang memikirkan masa depan dan berpikir jangka panjang," tambahnya.
Menurut Ketua Umum Pekan Reksa Dana Nasional Denny R Thaher, pekan reksa dana ini diikuti oleh 45 manajer investasi dan agen penjual reksa, selain itu dalam acara ini disertai job fair.
"Industri reksa dana masih membutuhkan SDM yang sangat besar mengingat potensi pasar reksa dana terus meningkat," kata dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.