JAKARTA - Kisruh Samin Tan dan Nat Rothschild hingga munculnya proposal yang diajukan grup Bakrie, tampaknya semakin menambah keruwetan di dalam kasus Bumi Plc. Terutama setelah Samin Tan mengatakan kepada manajemen Bumi Plc, bahwa dirinya akan mengundurkan diri kecuali Rothschild telah 'dihapus' dari Bumi Plc.
Menurut keterangan yang diperoleh dari Direktur PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) Alexander Ramlie, niatan Samin Tan untuk mundur itu ada sebelum datang tawaran Bakrie. Menurutnya pasti sudah ada pembicaraan dengan banyak pihak. Selain itu, tidak hanya Roschild, Nirwan Bakrie juga berteman baik dengan Samin Tan.
"Masa sih kalau mereka makan siang enggak bicarakan soal Bumi Plc? Tapi kalau mereka ada kesepakatan formal sih kayanya tidak, tapi pembicaraan kasual pasti ada. Gimana kita akan resolve masalah ini, ke depannya gimana," katanya di Jakarta, Kamis (25/10/2012).
Saat ditanyakan apakah benar bahwa Samin Tan akan berencana hengkang dari Bumi Plc, Alexander mengatakan "Saya tidak tahu, saya tidak diikutsertakan dalam pembicaraan tersebut," ujarnya.
Kendati demikian, Alexander menuturkan, di setiap transaksi perusahaan lumrah jika ada risiko. "Misalnya, akuisisi terhadap PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) secara langsung atau akuisisi ADARO, pastinya akan terpengaruh pasaran. Karena seperti yang kita tahu harga batu bara turun. Pasti akan mempengaruhi dong, dengan adanya proteksi seperti itu, harapan saya value kita bisa terjaga," jelas Alexander.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.