CIMB Niaga Bukukan Laba Rp3,10 Triliun

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Senin, 29 Oktober 2012 21:14 wib
Logo CIMB Niaga. (Foto: Okezone)
Logo CIMB Niaga. (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp3,10 triliun sampai dengan 30 September 2012, atau meningkat sebesar 30 dari periode yang sama tahun 2011 yang mencapai Rp2,38 triliun. Perolehan laba bersih ini menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp123,42, lebih besar dari angka tahun sebelumnya yang sebesar Rp95,10.

Pertumbuhan laba bersih ini terutama ditopang oleh meningkatnya total pendapatan operasional yang naik 25 persen (Rp1,95 triliun) menjadi Rp9,59 triliun per 30 September 2012, dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,65 triliun. Bisnis Corporate, Commercial dan Treasury turut memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan operasional CIMB Niaga.

"Kondisi perekonomian Indonesia yang relatif stabil di tengah krisis ekonomi global yang masih terus berlangsung, turut mempengaruhi pertumbuhan kinerja CIMB Niaga," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2012).

Sementara dari sisi fungsi intermediasi, CIMB Niaga berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp138,91 triliun per 30 September 2012, naik 14 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp121,71 triliun.

"Kredit di Commercial Banking (termasuk Syariah), Consumer Banking dan Corporate Banking tumbuh masing-masing sebesar 28 persen, tujuh persen, dan lima persen. Ketiga segmen bisnis tersebut memberikan kontribusi masing-masing sebesar Rp59,12 triliun, Rp38,95 triliun, dan Rp40,84 triliun terhadap total kredit yang disalurkan CIMB Niaga," kata Arwin. 

Sejumlah bisnis CIMB Niaga, lanjut Arwin, mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang mengesankan. Salah satunya adalah Personal Loans yang mulai diperkenalkan ke masyarakat pada Mei 2011 lalu.

Hingga akhir September 2012, jumlah kredit Personal Loans telah mencapai Rp851 miliar, meningkat signifikan 325% dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp201 miliar. Sementara, untuk bisnis micro finance juga mencatat kenaikan 97 persen year on year menjadi Rp1,93 triliun per 30 September 2012.

"Ini sekaligus menunjukkan komitmen CIMB Niaga untuk terus mendukung sektor usaha mikro dan kecil (UMK) sebagai bagian dari pertumbuhan perekonomian Indonesia," ungkap Arwin. (ade)
TWITTER »
twit
BACA JUGA ยป