JAKARTA - Pertumbuhan industri manufaktur, serta Usaha Mikro dan Kecil dan Menengah (UMKM) pada triwulan III-2012 tercatat meningkat 5,19 persen (y-o-y) dari triwulan II-2012. Namun, ada beberapa sektor yang menurun lantaran terimbas krisis global.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, penurunan terjadi pada industri karet, barang dari karet, dan plastik turun 2,67 persen.
"Ini mungkin dampak krisis global, jadi produksinya menurun pada triwulan III," kata Suryamin, di kantornya, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Suryamin mengatakan, kenaikan tertinggi terjadi pada industri kulit, barang dari kulit dan alas Kaki naik 10,71 persen. Selain itu, industri mesin dan perlengkapan yang tidak dapat diklasifikasikan (YTDL) naik 10,26 persen, industri peralatan listrik 8,09 persen, serta percetakan dan reporduksi media rekaman sebesar 8,07 persen.
Dari data BPS, dilihat secara kuartal per kuartal (Q-to-Q) pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan III-2012 naik 5,29 persen dari triwulan II-2012.
Bila dilihat secara Q-to-Q, kenaikan tertinggi terjadi di industri tembakau naik 12,28 persen. Sedangkan industri peralatan listrik naik 11,24 persen dan industri makanan naik 7,55 persen.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.