Sokong Harga Timah, TINS Tak Naikkan Hasil Produksi

Rabu, 21 November 2012 14:49 wib | Pebrianto Eko Wicaksono - Okezone

Timah. (Foto: Corbis) Timah. (Foto: Corbis) JAKARTA - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) menyatakan tidak menaikkan hasil produksinya tahun depan, guna menaikkan harga timah yang sempat mengalami penurunan pada tahun ini.

Direktur Utama PT Timah Sukrisno mengatakan, pada 2013 tidak mematok hasil produsi lebih tinggi dibanding tahun ini. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah efisiensi perusahaan untuk meningkatkan keuntungan.

"Produksi pada 2013 kita kurangi, karena kita sampaikan produksi rendah keuntungannya besar, kita kurangi saja," kata Sukirno, saat Public Expose di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (21/11/2012).

Menurut Sukirno, dengan ditahannya produksi, maka akan mempengaruhi harga timah yang saat ini pada kisaran USD21 ribu per ton yang sempat turun pada Juni 2012 menjadi USD17 ribu per ton. Diprediksi, harga timah akan naik menjadi USD21 ribu-USD23 ribu per ton.

"Hasil produksi 29-30 ribu ton pada 2012 dan 2013 kita sekira itu, tapi harga ini belum putus. Mudah-mudahan USD21 ini harga terbaik," ungkap Sukirno.

Sementara untuk biaya produksi tahun depan, ditambahkannya, perseroan juga akan menekan biaya pada tahun ini sebesar USD15 ribu menjadi USD17 ribu.

"Ongkos produksi, untuk 2013 kami akan tekan di bawah USD15 ribu, tahun ini ongkos produksinya USD17 ribu, kalau tetap USD17 ribu, kami akan tetap kurangi," tutup Sukirno. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป