Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OJK Siapkan 4 Program Majukan Pasar Modal RI

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Jum'at, 23 November 2012 |19:30 WIB
OJK Siapkan 4 Program Majukan Pasar Modal RI
Dewan Komisioner OJK Nurhaida. (Foto: Martin Bagya/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jumlah emiten Indonesia saat ini masih mencatat angka yang minim ketimbang negara-negara lain. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerapkan beberapa kebijakan guna memajukan pasar modal Indonesia.

Dewan Komisioner OJK Nurhaida mengungkapkan, ada beberapa program prioritas OJK di bidang pasar modal. Dia menjelaskan, ada tiga prioritas utama yang nantinya menjadi pipeline kebijakan OJK di pasar modal.

"Pertama capital market depending. Itu meningkat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan, menyeimbangkan asat sekunder SUN dan pengawasan, mengembangkan pasar modal berbasis syariah, dan meningkatkan efisiensi dan kredibilitas sistem," katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (23/11/2012).

Program kedua, yakni meningkatkan market intergrity. Ini dilakukan agar dapat meningkatkan keamanan dana nasabah. "Salah satunya meningkatkan investor area, perlindungan dana pemodal, investor protector fund, serta meningkatkan kualitas pelaku industri," jelas dia.

Sedangkan program ketiga, yakni peningkatan kualitas law enformance dia menjelaskan, program ini akan meningkatkan kualitas dan kuantitas pemeriksaan dan penyidikan. "Dengan adanya program ini, maka kita harap pasar modal kita bisa lebih dipercaya, sehingga makin banyak yang berminat," tutur Nurhaida.

Selain itu, dia mengatakan akan mengaplikasi sistim pemeriksaan dan penyidikan, serta melaksanakan kegiatan intelegen. Hal ini dilakukan lantaran dalam melakukan enforcement ada beberapa informasi yang tidak bisa OJK dapatkan.

"Terakhir adalah membangun kerjasama yang efektif dengan penegak hukum lain," tukas dia.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement