Pembangunan Pelabuhan Kalibaru Terhambat Amdal

Kamis, 20 Desember 2012 16:21 wib | Pebrianto Eko Wicaksono - Okezone

Ilustrasi (Foto: Okezone) Ilustrasi (Foto: Okezone) JAKARTA - Pembangunan PT Pelabuhan Indonesia II (persero) terminal kalibaru (New Priok) nampaknya masih terbentur aturan. Aturan tersebut yakni analisis dampak lingkungan (Amdal).

Direktur Pengembangan Pelabuhan Indonesia Deny Rusli mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu surat izin Amdal dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pasalnya pembangunan tersebut tidak akan bisa dimulai tanpa mendapatkan izin tersebut.

"Kita harapkan dalam waktu dekat ini bisa diterima," kata Deny dalam Konferensi Pers Perkembangan Peembangunan NewPriok, di Haruam Manis Restaurant, Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Deny menambahkan, guna efisiensi waktu dan proses pembangunan, saat ini pihaknya melakukan pengadaan peralatan secara bertahap sampai menunggu surat izin dari KLH untuk membangun konstruksi fisik.

"Kita produksi pasir batu, tiang pancang, bambu-bambu sebagai matras pemecah gelombang. Konstruksi fisik kita tunggu," jelas Deny.

Menurut Deny perizinan Amdal tersebut sangatlah rumit. Meski begitu, dia mengaku tetap melakukan pengajuan izin Amdal sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh KLH. "Perlu diketahui tahapan Amdal cukup kompleks, tapi kita lakukan sesuai prosedur," tutup Deny. (gnm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป