Menyajikan Taman Bertema

|

-

Taman gaya Bali (Foto: Dok. Sindo)

Menyajikan Taman Bertema
JAKARTA - Taman bertema dapat diterapkan di halaman rumah untuk memperindah tampilan hunian. Taman bernuansa Jepang, Eropa, atau Bali bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memiliki taman indah dan unik dengan tema tertentu.

Taman adalah pelengkap yang tak bisa dipisahkan dari hunian. Taman bertema dapat dijadikan pilihan untuk mempercantik tampilan halaman depan rumah Anda.

Taman bertema mungkin bisa dijadikan solusi bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk berlibur. Jika Anda mampu menata taman bertema secara apik, maka suasana liburan di rumah ala resor pun dapat dihadirkan setiap saat. Sama seperti membuat desain ruangan, kita harus memperhatikan tema untuk mulai membuat taman yang apik. Pilih gaya yang sesuai dengan selera serta desain rumah agar tercipta suatu tampilan yang harmonis dan selaras.

"Kelebihan taman bertema, selain untuk menunjang keindahan hunian,juga bisa membantu memberikan sirkulasi udara bagi pemilik rumah," ujar arsitek lanskap Budi Indrawan.

Budi menjelaskan, terdapat beberapa tipe taman yang bisa dijadikan pilihan untuk taman bertema.Pertama taman bertema tropis, Bali, atau Eropa. Setelah menen-tukan tema yang akan dipilih, yang tidak kalah penting adalah penempatan taman. Kalau Anda ingin menampilkan taman di bagian belakang rumah, taman bertema tropis bisa dijadikan pilihan yang tepat.

"Taman tropis selalu identik dengan permainan garis tegas pada material hardscape. Biasanya desainnya ditambah dengan unsur air agar makin memberikan kesan asri pada taman tropis tersebut," kata Budi.

Taman tropis tidak hanya mengunggulkan garis tegasnya. Tanaman hijau juga selalu menjadi ciri jenis taman ini. Tanaman pinus, palem, kamboja, dan beberapa tanaman rambat dapat digunakan untuk menciptakan nuansa hijau yang alami.

Aksesori pelengkap seperti gazebo bisa menambah hidup suasana taman yang selalu difungsikan untuk tempat bersantai. Bukan hanya itu, hamparan tanah pada jenis taman ini cocok dipadukan dengan rumput-rumputan besar seperti rumput gajah.

Hal yang harus diperhatikan untuk taman bertema tropis adalah proses pemilihan tanamannya. Usahakan Anda memilih tanaman yang tidak terlalu rumit pertumbuhan maupun perawatannya.

Jangan lupa, sesuaikan tanaman dengan lingkungan tropis di Indonesia agar taman tropis Anda semakin terlihat asri dan sejuk. Taman bertema tidak hanya boleh diletakkan di dalam hunian. Kalau Anda ingin menghadirkan konsep taman bertema di halaman depan rumah, taman tema Bali bisa dijadikan pilihan.

Sisi pojok di halaman depan dapat disulap menjadi taman Bali nan cantik. Dengan begitu, Anda bisa terus merasakan suasana pedesaan ala Pulau Dewata di rumah tanpa harus berwisata ke sana.

"Membuat taman Bali di sudut depan rumah sebenarnya tidak membutuhkan lahan yang luas," ujar Budi. Menurut Budi, taman Bali bisa memberikan suasana yang tenang dan lebih tertata.

Idealnya jenis taman ini diterapkan pada hunian bergaya semiklasik. Salah satu kelemahan taman Bali adalah tidak bisa diaplikasikan pada hunian bergaya minimalis. Sementara, taman bertema Eropa cocok ditempatkan di dalam rumah.

Misalnya menjadi penghias sudut kecil di ruang makan. Kelebihan taman bertema Eropa yakni bisa dimodifikasi dengan gaya hunian lain. Selain itu, jenis taman ini lebih simpel dan tidak terlalu rumit perawatannya.

Jika Anda telah menentukan tema yang ingin dituangkan, hal yang patut diperhatikan lagi adalah ukuran taman. "Ukuran taman sangat diperlukan untuk menentukan desain taman itu sendiri serta jenis tanaman yang bakal digunakan agar tetap memiliki nilai estetika," kata Budi.

Setelah mengetahui ukuran lahan yang akan digunakan, tahap berikutnya adalah menentukan desain taman. Budi menjelaskan, desain taman bisa disesuaikan dengan gaya arsitektur rumah. Desain taman ini juga sekaligus digunakan sebagai penentu jenis tanamannya, baik tampilan daun maupun warna bunga yang digunakan.

Untuk desain taman yang sederhana, boleh menggunakan tanaman berdaun kecil atau menggunakan warna yang sama dan selaras dengan tanaman lain. Unsur berikutnya yang bisa dijadikan pelengkap yaitu ornamen.

"Ornamen adalah elemen pendukung estetika taman yang dapat menegaskan gaya taman. Misalnya menggunakan air mancur berbentuk pagoda untuk taman bergaya Jepang atau ornamen patung anak kecil untuk gaya Eropa klasik," ujar Budi.

Hal terakhir yang tak kalah penting adalah komposisi. Cermati komposisi dan gradasi penyebaran jenis tanaman dengan memperhatikan ukuran daun, bentuk dahan dan rantingnya agar sedap dipandang mata.

Untuk jenis tanaman berukuran besar, biasanya diletakkan di bagian sisi atau sebagai pembentuk taman. Sementara tanaman berdaun kecil atau berukuran kecil diletakkan di tengah sebagai pelengkap dekorasi taman Anda.

(Aprilia S Andyna/Koran SI)
(NJB)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Sawit Sumbermas Sarana Targetkan Laba Bersih Rp735 Miliar