Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengaruh Fiscal Cliff ke Pasar Modal RI versi Dirut BEI

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Rabu, 02 Januari 2013 |13:12 WIB
Pengaruh <i>Fiscal Cliff</i> ke Pasar Modal RI versi Dirut BEI
Dirut BEI Ito Warsito. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS) tentang fiscall cliff tidak akan mempengaruhi keadaan pasar modal secara langsung. Karena hal tersebut akan dianggap sebagai sentimen oleh pelaku pasar modal Indonesia. Fiscall cliff pun diyakini menjadi masalah Amerika.

"Pemberlakuan fiscall cliff artinya pajak revenue-nya bertambah dan anggaran pengeluarannya yang diperketat. Kalau senat setuju, maka untuk kongres tinggal tunggu soal waktu saja, kalau fiscal cliff tidak terjadi, jadi revenue tambahan pajak yang diterima bisa untuk tambahan pembiayaan program-program pemerintah lain," kata Direktur Utama Ito Warsito, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Lebih lanjut, menurut Ito, yang dikhawatirkan bila Amerika mengurangi pengeluaran, maka perekonomiannya akan tergangggu dan pertumbuhan jadi lebih rendah.

"Bila fiscall cliff tidak terjadi, maka pertumbuhan ekonomi Amerika terdorong lebih baik, kalau AS baik otomatis pasar modal kita bakal ikut dan itu jadi sentimen positif bagi pertumbuhan pasar modal di dunia," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement