"Harusnya Arsitek Pertamina Tower dari Indonesia"

|

Ria Hapsari Putri - Okezone

Ilustrasi pembangunan proyek properti (Foto: Runi Sari B/Okezone)

JAKARTA - Rencana Pertamina membangun ikon baru, yaitu Pertamina Tower menuai tanggapan dari arsitek dalam negeri. Hal ini terkait isu pemakaian jasa arsitek asal Amerika Serikat, Skidmore, Owings, dan Merrill LLP untuk mendesain gedung tersebut.

"Kan Pertamina Tower ingin menjadi ikon baru bagi Indonesia, maka seharusnya memberi kesempatan kepada anak bangsa untuk berkarya," ungkap Arsitek Nirwono Joga saat dihubungi Okezone, Selasa (2/12/2012).

Dia juga menambahkan jika dalam pemilihan perancangan dapat dilakukan dengan melakukan sayembara desain yang dapat diikuti oleh masyarakat. "Desainnya dari anak bangsa tetapi bisa meminta bantuan juri dari luar. Masih belum terlambat jika ingin mengadakan sayembara," tambahnya.

Da juga memberikan saran, jika ingin Pertamina Tower menjadi ikon baru Indonesia, maka harus menjadi bangunan yang ramah lingkungan, dan kental budaya Indonesia. "Ini bisa didapatkan jika menggunakan arsitek lokal," tutupnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, situs resmi pusat data bangunan dan konstruksi dunia, Emporis memaparkan, jika bangunan tersebut akan berdiri di kawasan Kuningan dan menggandeng arsitek asing. Saat ini, gedung pencakar langit tersebut memang masih dalam tahap perencanaan dan diperkirakan konstruksinya selesai pada akhir 2013.

The Twin Flame, nama lain dari Pertamina Tower nantinya akan berfungsi sebagai perkantoran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina terkait siapa arsitek gedung tersebut. (nia)
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemerintah Lanjutkan Program KPR Rumah Tapak Bersubsidi