JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sedang memulai joint study untuk membuat feed pada kilang yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, joint study dilakukan tahun ini bersama dengan konsultan untuk membuat feed yang menelan dana Rp250 miliar.
"Join study untuk buat feed selesai bisa setahun," kata Rudi di kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/1/2013).
Rudi menambahkan, kilang tersebut rencananya menggunakan dana APBN dan jika keseluruhan pembangunan kilang tersebut rampung, diperkirakan akan memakan dana Rp90 triliun. Kilang ini akan selesai pada 2019.
"Iya pakai dana APBN, Rp90 triliun. Target konstruksi 2019," ungkap Rudi.
Menurut Rudi, industri kilang merupakan bisnis yang tidak menarik. Oleh sebab itu, perlu adanya insentif guna mendongkrak Internal rate of Return (IRR) agar investor tertarik.
"Makanya dikasih insentif. Sehingga IRR terdongkrak jadi 12 persen," tutup Rudi.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.