JAKARTA - Nilai perdagangan antara Indonesia dengan Jerman tercatat baru mencapai sekira USD6 miliar. Karena itu, upaya untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi antarkedua negara menjadi salah satu pokok pembicaraan terkait kerjasama Indonesia dan Jerman.
"Indonesia menargetkan sebelum 2015 volume perdagangan dengan Jerman sebesar USD12 miliar," ujar First Secretary Cultural Jerman Michaell Hoffmann, di Kedutaan Jerman, Jakarta, Senin (7/1/2013).
Volume perdagangan Indonesia dan Jerman tercatat masih berada pada posisi empat di antara negara ASEAN yaitu Singapura dan Thailand. Saat ini Jerman merupakan salah satu negara utama ekspor Indonesia selain Prancis dan Inggris.
Selain itu, Indonesia juga melakukan kerjasama dengan Jerman di bidang kehutanan guna mengembangkan perekonomian yang berkesinambungan terkait perubahan iklim.
Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen per tahun. Sektor-sektor yang berperan besar dalam pencapaian target tersebut adalah sektor minyak kelapa sawit, kertas dan bubur kertas, serta industri pertambangan.
George Witschel meminta Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan tingkat emisi global.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.