Manfaat Mengukur & Menguji Tindakan Marketing dari Skala Kecil

Sabtu, 19 Januari 2013 08:12 wib | -

Tung Desem Waringin. Foto: tdwclub Tung Desem Waringin. Foto: tdwclub JIKA kita tidak pernah menguji usaha marketing yang dilakukan, maka hasil yang diperoleh tidak optimal. Kita harus selalu mengadakan tes skala kecil lebih dulu untuk mengetahui tingkat efektivitas iklan yang akan kita lancarkan agar tidak menghamburkan uang dengan percuma.

Kita bisa melakukan tes skala kecil antara lain dengan cara mencetak brosur lebih dulu, kemudian brosur itu dibagikan kepada target market, lalu adakan angket untuk mengetahui tingkat tingkat pemahaman mereka dari tes iklan yang kita berikan.

Dengan demikian, jika banyak target market yang tidak menangkap maksud iklan yang kita berikan, maka kita bisa menggantinya lebih dulu dengan iklan yang jauh lebih efektif.

Oleh karena itu, jika kita tidak pernah mengadakan tes atau pengujian berskala kecil lebih dulu, hasilnya bisa menjadi "bumi dan langit" yaitu sangat jauh berbeda. Kita dapat mengukur tingkat efektivitas iklan yang dibuat dari skala terkecil lebih dulu.

Tes skala kecil yang dapat kita lakukan adalah dari segi headline-nya, harganya, isinya, dan mengapa mereka harus take action sekarang. Dengan demikian, kita akan mengetahui dengan lebih awal apakah iklan yang akan kita buat nantinya akan menghasilkan atau tidak.

Ketika melakukan strategi pemasaran, kita harus tahu dengan lebih pasti cara-cara yang dapat memberikan hasil yang jauh lebih baik. Banyak orang menghadiri seminar Marketing Revolution saya karena mendengar informasi dari radio, iklan di koran, membaca brosur yang disebarkan ataupun karena diajak oleh temannya.

Telah terbukti bahwa marketing yang terbaik adalah dari mulut ke mulut (words of mouth). Dengan demikian, kunci marketing yang paling bagus adalah referral (referensi dari orang lain). Namun harus selalu diingat bahwa saat menjalankan kegiatan pemasaran, kita harus melakukan pengukuran secara rutin.

Contohnya, jika kita memasang iklan di majalah namun tidak pernah mengukurnya, itu sama halnya dengan pemborosan besar. Jika kita tidak pernah mengukur pengiklanan, biaya marketing sangat besar dapat hilang begitu saja. Oleh karena itu, kita harus melakukan tes berskala kecil lebih dulu daripada memasang iklan satu halaman penuh di koran, lebih baik kita lakukan tes lebih dulu dengan memasang empat iklan dengan ukuran 1/8 halaman untuk mengetahui respons iklan-iklan tersebut di halaman yang berbeda-beda. Iklan di halaman mana yang sungguh-sungguh bekerja secara optimal, yang benar-benar "it works".

Baru keesokan harinya kita pasang iklan ½ halaman dengan biaya yang sama. Dan hasilnya jelas lebih bagus karena pernah dites sebelumnya.

Semoga bermanfaat. Saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat! (//ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »