>

Banjir, Mal Pluit Village Ditutup

Sabtu, 19 Januari 2013 - 13:42 wib | Nur Januarita Benu - Okezone

Pluit Village (Foto: Dok. Lippo Malls)

Banjir, Mal Pluit Village Ditutup
JAKARTA - Mal Pluit Village yang dimiliki oleh PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) ditutup untuk sementara waktu, sebab terkena dampak langsung banjir yang melanda kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Seperti dikutip dalam keterangan tertulis Lippo Karawaci yang diterima Okezone, Sabtu (19/1/2013), tidak beroperasinya mal Pluit Village disebabkan masih ada genangan pada akses menuju mal maupun halaman parkir.  "Selain itu supply listrik dari PLN juga  diputus karena gardu PLN yang mensupply daerah itu ikut terendam. Maka Pluit village terpaksa ditutup untuk sementara waktu," sebut Manajemen Lippo Mall.

Pihaknya juga memberikan penjelasan lain terkait musibah banjir yang terjadi di daerah pluit, khususnya di daerah Megamall Pluit atau Pluit Village tersebut, diantaranya:

1. Pompa waduk Pluit yang dioperasikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda DKI Jakarta), tidak mempunyai aliran listrik, sehingga tidak berfungsi untuk menetralisir luapan air yang menyebabkan air tidak bisa surut.

2. Pompa milik Pluit Village yang beroperasi dengan tenaga genset untuk "sirkulasi" air danau ke sungai, berjumlah sembilan unit dengan kapasaitas mampu mempompa keluar sebanyak 16,2 juta liter per jam tidak sanggup menerima luapan dari Waduk Pluit. Fungsi pompa tersebut adalah untuk memompa dan mengeringkan di dalam kawasan Pluit, juga tidak mampu mengeluarkan air akibat luapan Waduk Pluit.

3. Tambahan pompa darurat sebanyak 10 unit dengan kapasitas hampir sama besarnya didatangkan dari mal lain dalam kelompok Lippo masih belum mampu juga mengeringkan kawasan tersebut.

Sementara itu, mengenai berapa kerugian yang dialami karena tidak beroperasinya mal Pluit Village ini dan kapan akan beroperasi kembali, pihak manajemen Pluit Village belum memberikan keterangannya. (NJB)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    JK Bantah Harga BBM Naik per 1 November