Aprindo: Kok Masih Banjir, Pajak dari Industri Ritel Kemana ?

Minggu, 20 Januari 2013 18:26 wib | Fakhri Rezy - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone) Ilustrasi. (Foto: Okezone) JAKARTA - Asosiasi pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) meminta agar infrastruktur dapat dibenahi sehingga tidak terjadi bencana-bencana lagi. Pasalnya, Perusahaan retail telah memberikan sumbangsih yang banyak untuk penerimaan pemerintah yang salah satunya untuk pembangunan.

"Perusahaan ritel adalah pelaku usaha pembayar pajak yang taat, kita bayar pajak dan retribusi kemudian PPN barang dibayar untuk Pemda, tapi itu kan salah satu pembangunan, harusnya ada perbaikan infrastruktur," ujar Wakil Sekretaris Jendral Aprindo Satria Hamid kepada Okezone, Minggu (20/1/2013).

Satria menambahkan, keadaan ini tidak seimbang, lantaran perusahaan retail rajin memberikan penerimaan pemerintah, akan tetapi tidak bisa mengatasi keadaan saat banjir.

"Kan kita tahu November, Desember, sampai Februari dipastikan puncak hujan, tapi kenapa selalu terulang terus? Infrastruktur yang sebenarnya di benahi," ujar Satria.

"Jangan pemerintah mengkambing hitamkan karena faktor alam, harusnya melihat infrastruktur, karena ada yang tidak beres dengan sistem infrastruktur kita," tambahnya.

Menurutnya, perusahaan retail selalu jelas akan sumbangsihnya terhadap penerimaan negara dari sisi pajak. Karena itu, wajar saja jika para pengusaha ritel menuntut perbaikan infrastuktur. "Jangan ngomong-ngomong aja perlu membenarkan infrastrukturnya," ujar Satria (mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป