JAKARTA - Fitch Rating menetapkan sampai November 2012 peringkat utang Indonesia masih di BBB-. Artinya, Indonesia masih menjadi negara layak investasi atau berada di investment grade.
Deputy Commisioners of Capital Market Supervisory Agency II Noor Rachman mengatakan, iklim Indonesia masih dalam kondisi yang baik. Mayoritas pun masih berjalan sesuai rencana. Hal ini, didukung oleh pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal, dan kondisi makroekonomi Indonesia.
"Kredit rating Indonesia masih bagus, dan diharapkan akan lebih bagus lagi pada akhir 2013 nanti. Harapannya kan kalau bisa lebih, dan tentunya korporatnya bisa mengikuti," jelas Noor, di hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (6/2/2013).
Dia menambahkan, meski sudah baik namun masih banyak yang harus dibenahi oleh Indonesia. Antara lain adalah peringkat utang di pasar saham dan obligasi. Meski demikian, dia optimistis peringkat utang Indonesia akan membaik.
"Ya saya kira kita benahi terus pasar saham, pasar obligasi, investor minta dibenahin. Mudah-mudahan, dan kami optimistis dari Desember kemarin masih BBB-, pasti orang yakin lah," tukasnya.
Dia menuturkan, tingginya permintaan domestik cukup mempengaruhi finansial eksternal. Dia menjelaskan, aspek seperti finansial publik dan ekonomi makro masih mengindikasikan kestabilan. Namun, isu struktural dan finansial eksternal masih harus dibenahi.
Menurut dia, kebijakan dalam rating terdiri dari managemen kebijakan yang efektif, perbaikan pada kelemahan struktural kunci seperti ketersediaan infrastruktur. "Untuk 2013 itu faktor investment gradenya begitu, dan situasinya aman-aman saja, (ratingnya) pasti bakal bagus," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.