JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil menghemat (efisiensi) Rp75 miliar dengan membuat sendiri peralatan penanganan batu bara (coal handling fasility/CHF) untuk Dermaga Kertapati, Palembang.
CHF yang dibuat oleh bengkel utama PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan itu di antaranya berupa sarana untuk penerimaan batu bara, penimbunan batu bara serta pemuatan batu bara ke kapal atau tongkang.
"PTBA merasa sangat bangga atas prestasi tersebut karena bukan hanya faktor efisiensi biaya saja. Tapi lebih jauh lagi PTBA telah membuktikan kemampuan karyawannya dalam membuat CHF yang sebelumnya harus didatangkan dari luar negri, di mana PTBA sejak 1980-an menggunakan CHF buatan Jerman," kata Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pamono, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/2/2013).
Proyek CHF ini dimulai pada 2012, dan pada Februari ini dinyatakan selesai. Sebelum dibawa ke Dermaga Kertapati, Palembang, dilakukan dulu uji coba atau commisioning di Tanjung Enim.
Dalam pelaksanannya, PTBA juga melibatkan mitra binaan yang bergerak dalam pembuatan suku cadang pendukung di seputar perusahaan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.