Pertamina Tuding Pengecer di Balik Kelangkaan Elpiji 3 Kg

|

Iwan Supriyatna - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Koran SI)

 Pertamina Tuding Pengecer di Balik Kelangkaan Elpiji 3 Kg
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membantah adanya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg). Selain itu, Pertamina juga membantah adanya rencana kenaikan gas elpiji nonsubsidi 12 kg.

Vice President Corporate Communication Ali Mundakir mengatakan, saat ini pasokan gas elpiji 3 kg berada dalam kondisi normal dan tidak ada kendala yang menyebabkan kelangkaan gas elpiji 3 kg.

"Dari sisi pasokan normal kalau tidak ada gangguan cuaca seperti Desember, dan awal Januari kita mengalami gangguan cuaca," kata Ali, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Ali menuturkan, berdasarkan pantauan Pertamina di beberapa daerah, bahkan pasokan gas elpiji 3 kg melebihi kuota normal. Karenanya dia mengatakan tidak ada bukti adanya kelangkaan pada gas elpiji 3 kg.

"Dari hasil pantauan di beberapa daerah pasokan lebih dari normal, itu di atas 100 persen dari kuota, seharusnya tidak terjadi kelangkaan," kata Ali.

Menurut dia, jika memang terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg di sejumlah daerah, diperkirakan karena kecurangan oknum agen-agen penjual gas. "Ya kalau terjadi kelangkaan, kemungkinan itu dari agennya yang tidak menyalurkan," tambah dia.

Ali meminta kepada masyarakat untuk besama-sama mengawasi pendistribusian gas elpiji dan jika menemukan penyimpangan diminta untuk melaporkan kepada pihak Pertamina.

"Sistem pengawasan kita ke agen yang rawan adalah di sini (pengecer), banyak kawan-kawan yang menghubungi akan ada kenaikan harga. Jadi 3 kg ini jadi langka, jadi kalau ada informasi seperti ini kita akan laporkan kita akan segera kroscek," pungkas Ali.
(mrt)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Permudah Masyarakat, Kartu Sakti Jokowi Dirampingkan