Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Syariah Mandiri Kucurkan Kredit ke Hipmi Rp230 M

Hendra Kusuma , Jurnalis-Rabu, 13 Februari 2013 |14:47 WIB
Bank Syariah Mandiri Kucurkan Kredit ke Hipmi Rp230 M
Logo Hipmi
A
A
A

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk mengucurkan kredit senilai Rp230 miliar.

Perinciannya, Rp30 miliar untuk pengusaha pemula melalui BPP Hipmi dan sisanya Rp200 miliar untuk BPD dan BPC Hipmi seluruh Indonesia.

"Saya berharap, kerjasama BPP Hipmi dengan BSM bisa turut meringankan permodalan para pengusaha skala UMKM yang ada di Hipmi, dan ini sebagai komitmen untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia," ungkap Direktur Komersil Bank Syariah Mandiri Amram Nasution, Rabu (13/2/2013).

Sebelumnya, kucuran kredit usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia masih minim. Menurut data Bank Indonesia (BI) Kredit UMKM yang disalurkan perbankan hingga 2012 baru mencapai 16 persen dari target BI 20 persen per tahun. Total kredit UMKM produktif sampai periode waktu tersebut baru tersalurkan Rp62 triliun.

"Kami sangat senang bisa turut mendorong kemajuan UMKM di Indonesia, khususnya di lingkungan Hipmi, karena ini merupakan bagian dari komitmen Hipmi untuk memajukan kalangan UMKM di Indonesia," tambah Ketua Divisi Usaha Menengah Kecil (UMK) BPP Hipmi Priamanaya Djan.

Pria mengatakan, kerjasama dengan BSM ini baru pertama kali dilakukan oleh BPP Hipmi. "Sulitnya permodalan yang menimpa sebagian besar UMKM di Indonesia, menyebabkan UMKM susah berkembang. Padahal, tidak semua anggota Hipmi di daerah memiliki akses perbankan yang mudah untuk mendapatkan kredit," tegasnya.

Dia juga berkomitmen memajukan UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dia juga berharap program tersebut bisa bermanfaat bagi seluruh anggota Hipmi, baik yang di pusat maupun yang di daerah.

"Pemberdayaan UKM menjadi penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Berdasarkan pengalaman, UMKM yang bisa bertahan di saat krisis," tutupnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement