>

Krisis Global, Orang Kaya Indonesia Kian Makmur

|

Ade Hapsari Lestarini - Okezone

Ilustrasi. (Foto: okezone)

Krisis Global, Orang Kaya Indonesia Kian Makmur
JAKARTA - Ekonomi Indonesia yang bertahan di tengah gempuran krisis ekonomi global ternyata tidak mengikis kekayaan para taipan di Tanah Air. Terbukti, kantong para konglomerat justru semakin tebal.
 
Kendati demikian, tidak semua miliarder bisa bertahan atau bertambah nilai kekayaannya. Meski mayoritas kekayaan mereka stabil dan meningkat, namun ada juga yang hartanya menurun drastis.
 
Contoh saja seperti Budi Hartono. Walaupun dia masih menjadi orang paling kaya di Indonesia, dibandingkan tahun kemarin, kekayaannya di tahun ini menurun sebesar USD6,5 miliar, yakni dari USD15 miliar menjadi USD8,5 miliar.
 
Kemudian kekayaan Chairul Tanjung dan Sukanto Tanoto tercatat stabil dibandingkan tahun kemarin. Sementara taipan seperti Hary Tanoe, Sri Prakash Lokia, Peter Sondakh, Martua Sitorus, menjadi orang yang beruntung, karena kekayaannya meningkat.
 
Terungkapnya harta orang Indonesia ini bersamaan dengan dirilisnya kekayaan dari jajaran miliuner dunia seperti yang dilaporkan dalam Daftar Orang Terkaya di Dunia versi Forbes 2013. Forbes mencatat 1.426 nama, dengan kekayaan bersih sebesar USD5,4 triliun, atau naik dari sebelumnya USD4,6 triliun.
 
Forbes pun mengungkapkan ada 210 nama baru yang masuk dalam jajaran orang kaya ini. Lagi dan lagi, Amerika Serikat (AS) memimpin dengan mempunyai 442 miliarder, diikuti oleh Asia-Pasifik (386), Eropa (366), Amerika (129), dan Timur Tengah & Afrika (103).
 
Berikut daftar kekayaan orang-orang kaya di Indonesia di 2013 berdasarkan pemeringkatan Indonesia dan pemeringkatan dunia, seperti dilansir dari Forbes, Selasa (5/3/2013).
 
1.       131. R Budi Hartono, USD8,5 miliar, usaha perbankan dan rokok.
2.       138. Michael Hartono, USD8,2 miliar, usaha perbankan dan rokok.
3.       395. Sri Prakash Lohia, USD3,4 miliar, usaha polyester.
4.       395. Chairul Tanjung, USD3,4 miliar, usaha perbankan dan media.
5.       503. Sukanto Tanoto, USD2,8 miliar, berbagai sektor.
6.       589. Peter Sondakh, USD2,5 miliar, sektor jasa investasi.
7.       736. Martua Sitorus, USD2 miliar, usaha minyak kelapa sawit.
8.       736. Tahir, USD2 miliar, berbagai sektor.
9.       882. Low Tuck Kwong, USD1,7 miliar, usaha batu bara.
10.   882. Theodore Rachmat, USD1,7 miliar, usaha batu bara.
11.   882. Hary Tanoesoedibjo, USD1,7 miliar, bidang media.
12.   931. Achmad Hamami & keluarga, USD1,6 miliar, usaha alat berat.
13.   931. Murdaya Poo, USD1,6 miliar, berbagai sektor.
14.   931. Djoko Susanto, USD1,6 miliar, sektor retail.
15.   974. Ciputra & keluarga, USD1,5 miliar, bidang real estat.
16.   1.107. Edwin Soeryadjaya, USD1,3 miliar, usaha batu bara.
17.   1.175. Kiki Barki, USD1,2 miliar, usaha batu bara.
18.   1.175. Sjamsul Nursalim, USD1,2 miliar, usaha ban.
19.   1.250. Garibaldi Thohir, USD1,15 miliar, usaha batu bara.
20.   1.268. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, USD1,1 miliar, usaha minyak kelapa sawit.
21.   1.268. Benny Subianto, USDD1,1 miliar, usaha batu bara.
22.   1.342. Soegiarto Adikoesoemo, USD1 miliar, sektor kimia.
23.   1.342. Santosa Handojo, USD1 miliar, sektor peternakan.
24.   1.342. Harjo Sutanto, USD1 miliar, sektor produk konsumer.
25.   1.342. Alexander Tedja, USD1 miliar, sektor real estat.
 
Sebelumnya, pada November 2012, Forbes melansir daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Berikut perbandingan jajaran miliarder Indonesia yang dilansir pada 29 November 2012 silam:
 
No
Tahun 2013
Tahun 2012
1
131. R Budi Hartono, USD8,5 miliar
R Budi & Michael Hartono, USD15 miliar.
2
138. Michael Hartono, USD8,2 miliar
Eka Tjipta Widjaja & family, USD7,7 miliar.
3
395. Sri Prakash Lohia, USD3,4 miliar
Susilo Wonowidjojo & family, USD7,4 miliar.
4
395. Chairul Tanjung, USD3,4 miliar
Anthoni Salim & family, USD5,2 miliar.
5
503. Sukanto Tanoto, USD2,8 miliar
Chairul Tanjung, USD3,4 miliar.
6
589. Peter Sondakh, USD2,5 miliar
Sri Prakash Lohia, USD3 miliar.
7
736. Martua Sitorus, USD2 miliar
Sukanto Tanoto, USD2,8 miliar.
8
736. Tahir, USD2 miliar
Peter Sondakh, USD2,6 miliar
9
882. Low Tuck Kwong, USD1,7 miliar
Boenjamin Setiawan & family, USD2,35 miliar.
10
882. Theodore Rachmat, USD1,7 miliar
Putera Sampoerna & family, USD2,3 miliar.
11
882. Hary Tanoesoedibjo, USD1,7 miliar
Mochtar Riady & family, USD2,2 miliar.
12
931. Achmad Hamami & keluarga, USD1,6 miliar
Low Tuck Kwong, USD2 miliar.
13
931. Murdaya Poo, USD1,6 miliar,
Tahir, USD1,8 miliar.
14
931. Djoko Susanto, USD1,6 miliar
Ciliandra Fangiono & family, USD1,79 miliar.
15
974. Ciputra & keluarga, USD1,5 miliar
Martua Sitorus, USD1,75 miliar.
16
1.107. Edwin Soeryadjaya, USD1,3 miliar
Achmad Hamami & family, USD1,7 miliar
17
1.175. Kiki Barki, USD1,2 miliar
Theodore Rachmat, USD1,6 miliar.
18
1.175. Sjamsul Nursalim, USD1,2 miliar
Kartini Muljadi & family, USD1,51 miliar.
19
1.250. Garibaldi Thohir, USD1,15 miliar
Murdaya Poo, USD1,5 miliar.
20
1.268. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, USD1,1 miliar
Djoko Susanto, USD1,4 miliar.
21
1.268. Benny Subianto, USDD1,1 miliar
Eddy Katuari & family, USD1,3 miliar.
22
1.342. Soegiarto Adikoesoemo, USD1 miliar
Edwin Soeryadjaya, USD1,21 miliar.
23
1.342. Santosa Handojo, USD1 miliar,
Sjamsul Nursalim, USD1,2 miliar.
24
1.342. Harjo Sutanto, USD1 miliar
Ciputra & family, USD1,17 miliar.
25
1.342. Alexander Tedja, USD1 miliar
Soegiarto Adikoesoemo, USD1,15 miliar.
 
(ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    20 Perusahaan yang Disegani