>

Gedung Bersertifikat Hijau Pertama di Malaysia

|

Nur Januarita Benu - Okezone

QI Tower, Kuala Lumpur (Foto: Dok. QI Group)

Gedung Bersertifikat Hijau Pertama di Malaysia
KUALA LUMPUR- QI Tower setinggi 15 lantai memperoleh penghargaan Green Mark Gold untuk bidang Gedung Non-residensial lama (Non-residental Existing Building) dari Otoritas Bangunan dan Konstruksi atau Building and Construction Authority (BCA), Singapura.

QI Tower milik QI Group menjadi menara perkantoran pertama di Malaysia yang memperoleh penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas praktik dalam hal rancangan dan performa lingkungan. Ini adalah salah satu peringkat tertinggi yang diberikan oleh skema Green Mark BCA yang dikenalkan pada 2005.

"Kami memutuskan untuk go green sejak membeli gedung ini pada 2009 silam yang dipicu oleh konsep Bangunan Hijau di Malaysia. Langkah tersebut diikuti oleh proses sertifikasi kami diakhir 2010, yang dipuncaki dengan akreditasi ini," ujar Direktur Eksekutif QI Group Dato Sri Vijay Eswaran dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, di Jakarta, Senin (11/3/2013).

Green Mark BCA untuk Gedung Non-residental menilai keramahan lingkungan suatu gedung berdasarkan kriteria seperti efisiensi energi dan air, pengelolaan bangunan, kualitas udara dalam ruangan serta inovasi. "Dengan memperoleh standar Emas, QI Tower telah menghemat 20 persen energi dibandingkan gedung berukuran serupa yang tidak dilengkapi fitur penghemat energi. Akreditasi ini juga mengakui bahwa baik lingkungan kantor dan gedungnya sendiri telah mencapai tingkat keberlangsungan tertinggi bagi bangunan yang sudah ada dari BCA," ujar dia.

Menurut Dato Sri Eswaran, QI Tower memadukan berbagai inisiatif hijau dan mencapai suatu tingkat keramahan lingkungan yang layak dihargai dengan penghargaan Green Mark Gold dari BCA. "Kami berencana akan menambah fitur ramah lingkungan tambahan dan meningkatkan tingkat keramahan lingkungan secara signifikan untuk mencapai akreditas Green Mark Platinum," paparnya.

Fase berikutnya di QI Tower adalah melanjutkan fitur ramah lingkungan yang telah dilengkapkan oleh Fase Pertama. Hal ini mencakup meningkatan Indeks Efisiensi Energi sekira 20 persen atau lebih. Untuk mencapai tingkat tertinggi, Penghargaan Green Mark Platinum, gedung-gedung harus memenuhi semua prasyarat dan memperoleh nilai 90 atau lebih dalam penilaian performa skema dalam hal efisensi energi, efisiensi air, perlindungan lingkungan, kualitas lingkungan dalam ruangan dan fitur dan inovasi ramah lingkungan lainnya.

"Apa yang QI Group raih di Malaysia memberikan inspirasi  untuk meningkatkan green mentality kami.. Di Indonesia, para staf sudah terbiasa memanfaatkan kertas bekas untuk berbagai keperluan serta mematikan lampu dan komputer saat meninggalkan ruangan untuk waktu lama," ujar Wita Dahlan, Manajer Komunikasi Korporat untuk QNET di Indonesia. 

QI Tower dimiliki oleh QI Group, sebuah konglomerasi multinasional yang terdiri atas kelompok usaha yang dinamis. QI Group memiliki kantor regional di Hong Kong, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina serta beragam anak perusahaan di hampir 30 negara, termasuk di Indonesia. (NJB)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Rekam Jejak Franky Sibarani, Bos Baru BKPM