Ladang Ganja di Aceh Dialih Fungsi ke Nilam & Sayuran

Selasa, 19 Maret 2013 18:50 wib | Salman Mardira - Okezone

BANDA ACEH - Sekira 164 hektare (ha) bekas ladang ganja di Kabupaten Aceh Besar, secara bertahap akan ditanami nilam dan tanaman produktif lain, seperti sayuran dan buah-buahan.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengaku sudah menyiapkan modal bagi bekas penanam ganja dan masyarakat yang tinggal sekitar wilayah bekas ladang ganja, untuk program ini.

"Harga nilam lebih bagus dari pada harga ganja, menanam nilam tidak was-was, hasilnya lebih dari pada menanam ganja," kata Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Irjen V Sambudiyono, di Kantor Camat Montasik, Aceh Besar, Selasa (19/3/2013).

BNN, kata dia, sudah mencanangkan program itu 2007 dengan lokasi penanamannya di Lamteuba, kecamatan Seulimum, dan Maheung Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. Hutan di kedua wilayah ini tergolong subur, sehingga kerap dimanfaatkan oknum masyarakat untuk menanam ganja.

"Rencana menganti ganja kepada tanaman produktif lain berhasil, dan sejak 2011 lalu kawasan lamteuba sudah menjadi kawasan yang menghasilkan komoditi unggulan nilam, di sana juga sudah ada mesin ketel nilam," ujar Sambudiyono.

Selain nilam, pihaknya juga menggalakkan budidaya peternakan dan perikanan serta penanaman jeruk dan jabon, sebagai upaya meneruskan bantuan diberikan Mae Fah Luang Foundation dari Thailand. Sambudiyono menyebutkan, BNN kini masih menindaklanjuti sekitar 40 hektar lahan, serta 75 warga bekas penanam ganja untuk dilibatkan dalam program ini.

Dalam waktu dekat, BNN sudah menyiapkan modal usaha bagi bakas penanam ganja untuk penanaman kopi dan sayuran di atas 10 hektar bekas lahan ganja di Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar. Berikutnya 10 ha bekas ladang ganja di Kecamatan Lamteuba, dan tiga hektar lahan di kawasan Lampanah untuk penanaman kopi, sayuran dan buah-buahan oleh bekas petani ganja.

"Saat ini, bagaimana masyarakat tidak lagi menanam ganja, tapi tanam nilam, atau tanam buah buahan," tutur Sambudiyono.

Sambudiyono hadir di Montasik dalam rangka sosialisasi alih fungsi lahan ganja ke lahan komoditi produktif. Kegiatan di pusatkan di kantor kecamatan itu dihadiri puluhan warga, Muspika kecamatan dan beberapa pejabat BNN. (wan)
(wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »