>

KESDM Masih Gantung Status TPPI

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)

KESDM Masih Gantung Status TPPI
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui hingga saat ini pembahasan mengenai utang PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) belum tuntas. Sampai saat ini, proses pengambilalihan TPPI masih berada di PT Pengelola Aset (PPA).

"Belum, kita akan rapatkan kembali bersama Kementerian Perekonomian," ujar Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro, di Jakarta, Selasa (26/3/2013).

Menurut Edy, pihaknya lebih memfokuskan pada utang kondensat yang belum dibayarkan TPPI kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan kemampuan perusahaan itu menghasilkan LPG.

"TPPI memiliki utang pokok, bunga dan denda kepada 362 kreditur sebesar USD1,8 miliar atau Rp17,88 triliun yang terdiri dari separatis Rp9,746 triliun dan konkuren Rp8,135 triliun," kata dia.

Utang separatis tercatat kepada 12 kreditur dengan porsi terbesar adalah Pertamina sebesar Rp4,135 triliun lalu JGC Corporation Rp2 triliun, SKK Migas Rp1,348 triliun, United Overseas Bank Ltd Rp932 miliar, Polytama International Finance BV Rp372 miliar dan sisanya milik tujuh kreditur lainnya.

"Untuk utang konkuren tercatat kepada 350 kreditur dengan porsi terbesar Pertamina Rp2,444 triliun, disusul Argo Capital BV Rp1,61 triliun," tuturnya.

Sekadar informasi, batas akhir pembayaran utang PT Tuban Petrochemical Industries selaku pemilik 59,5 persen saham TPPI melunasi utang ke PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) jatuh tempo pada hari ini tetapi keputusan belum ditetapkan. (gnm)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pertamina-BUMN Migas Angola Sepakat Kembangkan Bisnis