Sistem Gaji PNS Dikaji Ulang

Senin, 01 April 2013 11:44 wib | Martin Bagya Kertiyasa - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Setkab) Ilustrasi. (Foto: Setkab) JAKARTA - Kebijakan penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat diberlakukan, diklaim telah sejalan dengan materi rancangan Undang Undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN). Saat ini, pemerintah tengah mengkaji ulang peraturan yang terkait dengan SDM aparatur.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Eko Prasojo menuturkan, pembahasan dilakukan secara instensif, seiring dengan pembahasan RUU ASN.
 
Dia menjelaskan, saat ini Kementerian PAN-RB bersama instansi terkait, juga mempersiapkan regulasi yang menyangkut sistem penggajian PNS, sampai pada perhitungan pensiun. Pasalnya, penilaian kinerja dan kesejahteraan pegawai sangat erat kaitannya.

“Kita sedang menyiapkan sistem penggajian yang dikaitkan dengan tanggung jawab dan beban kerja pegawai, risiko dari pekerjaan yang dilakukan, sehingga menciptakan system penggajian yang adil,” kata dia seperti dilansir dari situs KemenPAN-RB, Senin (1/4/2013).
 
Menurut dia, sistem ini mengarah pada pengurangan jumlah tunjangan di satu sisi, dan memperbesar gaji pokok yang dikaitkan dengan beban kerja, bobot jabatan, dan capaian kinerja. “Melalui sistem ini, bisa saja jabatannya sama, tapi grade atau bobotnya berbeda, sehingga penghasilannya juga akan berbeda,” ujar Eko.
 
Reformasi birokrasi ini, memerlukan dukungan dan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat. Antara kinerja, kesejahteraan, dan kemampuan keuangan Negara, satu sama lain ada korelasinya. 

“Saya yakin kalau mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai, akan meningkatkan kinerja pegawai. Namun hal ini harus didukung dengan system yang kredibel," tukas dia. (mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป