Kurang Pasokan, Listrik di Balikpapan Terganggu

Kamis, 04 April 2013 08:14 wib | Amir Sarifudin - Okezone

Ilustrasi (Foto: Okezone) Ilustrasi (Foto: Okezone) BALIKPAPAN - Sejak beberapa pekan lalu, masyarakat di tiga kota yakni Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong (Kukar) mengalami pemadaman bergilir. Namun, PLN Kaltim baru mulai hari ini mengumumkan jadwal pemadaman listrik secara bergilir ke masyarakat pelanggan PLN dalam sistem Mahakam.

“Pemadaman bergilir akan belangsung hingga tanggal 9 April mendatang untuk pelanggan sistem Mahakam yang meliputi, Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong. Untuk mengetahui jadwal pemadaman melalui media cetak pada Jumat (5/4/2013) besok atau bisa mengakses melalui website PLN di www.pln.co.id/kaltim dan twitter: @kaltim123,” terang  General Manager PLN Kaltim Nyoman S Astawa Rabu (4/4/2013) malam.

Nyoman menjelaskan, pemadaman bergilir dilakukan guna mengurangi kapasitas beban penggunaan listrik pada sistem Mahakam.

“Kita kekurangan daya hingga 30 Megawatt (MW) akibat kerusakan sejumlah mesin pembangkit dalam sistem Mahakam. Ada sebanyak tiga lokasi unit pembangkit baik yang sewa atau tidak mengalami kerusakan yaitu pembangkit PLTG Cogindo yang mengalami gangguan trafo pada 28 Januari lalu, PLTGU Tanjung Batu tanggal 15 Februari lalu sistem turbinnya rusak terbakar dan sejumlah pembangkit di PLTD Karang Asam," terang Nyoman.

Saat ini, menurut dia, sistem Mahakam memiliki total kapasitas daya sebesar 272 MW. Sementara beban puncak telah mencapai 315 MW. Untuk memulihkan dan menormalisasikan sistem tersebut, PLN berencana menambah kapasitas pada akhir April nanti sebanyak 10 MW dari pasokan listrik PLTG Hutan Alam.

"Untuk jangka panjang bulan Juni nanti kita siap operasi PLTG Senipah dan Peaking di Tanjung Batu masing-masing 2x41 mw dan 2x50 mw yang ditargetkan akan beoperoperasi paling lambat bulan September mendatang. Ini bukan kritis artinya kita terus melakukan pemulihan dan pembangunan cadangan baru. Idealnya kami harus punya cadangan listrik minimal 27 mw ," paparnya.

Atas situasi seperti ini, Nyoman mengimbau agar masyarakat rumah tangga dapat menghemat listrik minimal 5 persen, seperti menyalakan peralatan listrik dengan bijak di malam hari.

"Akhir Desember lalu, grafik beban puncak kita mencapai 309 mw, Februari 318 mw dan terakhir tercatat bebam puncak 308 mw di bulan Maret," bebernya.
(gnm)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป