JAKARTA - Kementerian ESDM meminta Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi tidak mengalami Kelangkaan. Pasalnya, masyarakat Indonesia harus dapat membeli BBM nonsubsidi bila BBM bersubsidi langka.
"Saya minta BBM Pertamina nonsubsidi jangan langka. Jadi Pertamax itu sudah jor-joran," kata Menteri ESDM Jero Wacik, di kantor Menko perekonomian, Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Menurut Jero, bahan bakar nonsubsidi tersebut akan menjadi cadangan, bila BBM bersubsidi mengalami kelangkaan. Dia menilai, saat ini masyarakat Indonesia masih mampu membeli BBM nonsubsidi.
"Jadi kalau masyarakat habis nih yang Rp4.500 (premium), beli lah yang mahal dikit. Jadi tidak ada langka dan rakyat di daerah-daerah dia beli juga yang mahalan," ujar Jero.
Jero mengatakan pada dasarnya masyarakat Indonesia sudah mampu daya belinya. Akan tetapi, karena ada yang lebih murah masyarkat Indonesia berfikir mengapa beli yang mahal, kalau bisa yang lebih murah.
"Saya dulu kan orang miskin juga sebelum jadi menteri, sebelum jadi pegawai, insinyur, pengusaha miskin juga. Jadi Rp4.500 antre sehari semalam mau juga. Tapi kan, daripada antre seharian, mendingan pertamax aja lah, beda sedikit," tukas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.