>

Batasi Solar, Pertamina Digugat

|

Bramantyo - Okezone

Ilustrasi (Foto: Okezone)

Batasi Solar, Pertamina Digugat
SOLO - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Surya Buana Solo melayangkan class action atau gugatan terhadap PT Pertamina (Persero). Pasalnya, kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dianggap mengganggu perekonomian masyarakat menengah ke bawah

Ketua LSM Surya Buana Roni Wiyanto mengatakan kebijakan pembatasan BBM jenis Solar yang diterapkan PT Pertamina tidak hanya menyebabkan terjadinya antrian kendaraan yang memanjang di tiap-tiap SPBU.

"Pembatasan solar yang diberlakukan Pertamina dibagi-bagi berdasarkan kuota saya kira belum sangat relevan. Persoalannya di masing-masing daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Malah sebaliknya, kebijakan Pertamina menghancurkan pendapatan perekonomian masyarakat terutama masyarakat berpendapatan menengah ke bawah,"jelas Roni Wiyanto kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2013).
 
Roni berpendapat,kebijakan yang diambil Pertamina mengurangi 4 persen kuota BBM dari kuota BBM tahun ini terlihat janggal dan kurang relevan. Apalagi alasan yang dipergunakan PT Pertamina membatasi pendistribusian BBM jenis solar karena takut kebutuhan BBM tidak cukup hingga akhir tahun 2013 terlihat sangat dipaksakan.

"Kenapa di tahun 2012 tidak dibatasi. Persoalannya apa di masing-masing daerah memiliki kebutuhan yang sama. Jelas kebutuhannya berbeda-beda termasuk jumlah UKM hingga pelaku usahannya. solar non subsidi,"ujarnya.

Class Action tersebut menurut Roni resmi akan dilayangkan pada akhir bulan ini. Untuk melengkapi class action terhadap kebijaakan Pertamina, pihaknya sudah mengumpulkan semua kerugian yang diderita masyarakat akibat kebijakan pembatasan BBM jenis Solar yang diberlakukan Pertamina.

"Class action ini difokuskan kepada kebijakan dari Pertamina.Kami tidak menuntut ganti rugi materi tapi kami menuntut Pertamina tetap memberikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sesuai dengan kondisi masyarakat itu sendiri maksimal satu bulan,"pungkasnya. (gnm)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mengelola Uang di Zaman Serba Mahal (2)