JAKARTA - PT Trisula International Tbk (TRIS) menganggarkan belanja modal sebesar Rp60 miliar. Adapun sebesar Rp40 miliar digunakan perseroan untuk investasi penambahan merek baru pada kuartal II tahun ini.
Menurut Direktur Utama TRIS Lisa Tjahjadi, dana tersebut berasal dana IPO perseroan sebesar Rp14,5 miliar dan pinjaman bank. Namun perseroan belum dapat mengungkapkan bank tersebut. Menurutnya bank tersebut bisa bank swasta ataupun bank pemerintah.
"Dananya berasal dari hasil IPO dan bank, kami menggunakan pinjaman bank dan bukan menerbitkan obligasi karena jumlahnya kami anggap belum besar,"jelasnya di Gedung BEI Jakarta, Rabu (10/4/2013).
Menurutnya, untuk investasi Rp40 miliar digunakan untuk menambah merek perseroan. Rencana tersebut diyakini akan mendapatkan hasil baik. Rencananya kuartal II tahun ini, perseroan akan menambah satu merek baru.
"Kita hati-hati menambah brand tidak saja dilihat dari portofolio tapi kita harus yakini ini hasilnya baik. Kita incar ada dua merek baru tapi satu merek tahun ini sementara Jepang sendiri merupakan strategic investor jangka panjang tapi tidak jauh dari wilayah Asia,"jelasnya.
Sementara itu, tahun ini perseroan berencana akan membangun 40 gerai baru lagi di seluruh Indonesia dengan nilai investasi Rp20 miliar. Adapun lokasi lebih besar di luar wilayah Jabodetabek.
"Melihat berbagai rencana ekspansi tersebut maka kami berkomitmen menambah penjualan di tahun ini hingga Rp675 miliar atau naik 20 persen dengan target laba bersih Rp35 miliar,"imbuh dia.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.