Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Masih Jadi Top Scorers Pemberi Utang

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 15 April 2013 |09:17 WIB
Jepang Masih Jadi <i>Top Scorers</i> Pemberi Utang
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah mencatatkan kenaikan utang pada akhir Maret menjadi Rp1.991,22 triliun. Namun, pinjaman luar negeri tercatat kembali mengalami penurunan. Lalu, siapakah pemberi utang terbanyak ke Indonesia?

Melansir data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (15/4/2013), posisi pinjaman luar negeri berdasarkan kreditur, masih ditempati oleh Jepang sebesar Rp235,16 triliun, posisi pinjaman ini turun Rp3,13 triliun dari Feburari lalu sebesar Rp238,29 triliun.

Tempat kedua ditempati oleh Prancis dengan besar pinjaman Rp21,03 triliun. Pinjaman ini juga mengalami penurunan sebesar Rp170 miliar dari posisi Februari di Rp21,20 triliun.

Mengikuti Prancis, Jerman telah memberikan pinjaman sebesar Rp19,43 triliun pada Januari, turun tipis Rp410 miliar dari posisi Februari sebesar Rp19,84 triliun.

Hal yang sama terjadi pada pinjaman bilateral lainnya, yang mengalami penurunan Rp250 miliar ke Rp61,12 triliun dari Rp61,37 triliun pada akhir Februari lalu. Adapun total pinjaman bilateral pemerintah, mengalami penurunan Rp12,19 triliun dari Rp336,74 triliun menjadi Rp348,93 triliun.

Sedangkan untuk lembaga, posisi pertama masih ditempati oleh Bank Dunia, dengan pinjaman sebesar Rp122,38 triliun, diikuti oleh Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp98,24 triliun, Islamic Developmen Bank (IDB) sebesar Rp4,93 triliun, dan pinjaman multilateral lainnya sebesar Rp2,12 triliun.

Adapun pinjaman multilateral, tercatat berada di kisaran Rp227,67 triliun, sementara untuk komersial Rp23,62 triliun dan suppliers sebesar Rp350 miliar.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement